Bupati Widya Ajak Cinta Batik Kendal

386
MEMBATIK: Bupati Kendal Widya Kandi Susanti berkomitmen mempromosikan dan menggencarkan cinta batik Kendal. (HUMAS PEMKAB KENDAL FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)
MEMBATIK: Bupati Kendal Widya Kandi Susanti berkomitmen mempromosikan dan menggencarkan cinta batik Kendal. (HUMAS PEMKAB KENDAL FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Guna memasarkan produk batik khas Kendal, Bupati Kendal Widya Kandi Susanti menggelar Pemilihan Putra-Putri Batik dalam peringatan hari jadi ke-410 Kabupaten Kendal. Kegiatan tersebut juga untuk mengajak generasi muda agar lebih cinta batik.

Widya mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen dan perhatiannya terhadap produk lokal Kendal, sekaligus untuk memajukan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

”Salah satunya Kendal yang sudah lama memiliki batik khas Kendal yang menjadi potensi produk unggulan. Makanya kami selalu meminta pada setiap kesempatan warga Kendal harus bangga menggunakan produk lokal Kendal,” tandasnya.

Dia menyebutkan peserta Pemilihan Putra-Putri Batik Kendal adalah anak-anak usia TK, SD dan SMP. ”Tujuannya untuk menanamkan rasa cinta terhadap batik yang sudah menjadi jati diri bangsa. Sehingga sejak dini anak sudah menyukai pakaian batik,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (5/6).

Tujuan lomba ini lainnya, kata dia, untuk memperkenalkan batik kepada daerah lain di tingkat nasional. ”Jika perlu sampai tingkat internasional, sehingga Kendal bisa terangkat namanya lewat batik,” harapnya.

Dengan begitu, kata dia, bisnis batik di Kendal bisa tumbuh. Industri-industi batik terutama UMKM bisa meningkat, sehingga bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat. Hal itu penting lantaran pelaku UMKM tidak akan bisa berkembang tanpa adanya campur tangan dari pemerintah yang ikut mempromosikannya.

Apalagi dalam waktu dekat, Indonesaia akan menghadapi tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Di mana produk-produk dari luar negeri akan bebas masuk ke seluruh wilayah di Indonesia.

”Selain promosi, juga butuh kreativitas dari pelaku UMKM sendiri untuk menyajikan dan mempromosikan hasil produk-produknya sendiri. Mulai dari segi kemasan, bentuk maupun harga juga menjadi bagian penting dalam sebuah promosi produk,” ujarnya kemarin.

Apalagi Kendal berada di jalur Pantura, yang selalu ramai dilewati banyak kendaraan menuju arah Surabaya maupun arah Jakarta. ”Menurut saya ini kesempatan emas. Jika sudah banyak dikenal tentu dengan sendirinya akan dikenal sebagai produk khas Kendal,” tandasnya.

Keseriusannya dalam memajukan UMKM dan koperasi, Bupati Widya pernah menyabet penghargaan Presiden RI berupa Satya Lencana Pembangunan di Bidang Koperasi dan UKM 2014. Sebagai kepala daerah, Widya dinilai berhasil meningkatkan kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan masyarakat Kendal. Widya sebagai bupati juga dinilai aktif dan berhasil mengembangkan Koperasi dan usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Penghargaan tertinggi di Bidang Koperasi tersebut di Jateng hanya ada tiga tokoh yang menerima. Dua lainnya adalah Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (bud/aro/ce1)