Sejumlah Dubes Kagumi Tanaman Jamu

362
DIPLOMATIC TOUR : Sebanyak 26 dubes sejumlah negara di Indonesia melakukan diplomatic tour di Taman Djamu Indonesia PT Nyonya Meneer di Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIPLOMATIC TOUR : Sebanyak 26 dubes sejumlah negara di Indonesia melakukan diplomatic tour di Taman Djamu Indonesia PT Nyonya Meneer di Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BERGAS-Sebanyak 26 duta besar (dubes) sejumlah negara di Indonesia, Jumat (5/6) siang kemarin melakukan diplomatic tour di Taman Djamu Indonesia (TDI), PT Nyonya Meneer di Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Selain melihat langsung sekitar 600 jenis tanaman jamu hingga proses pembuatannya, sejumlah dubes juga mencicipi jamu sebagai obat herbal asli Indonesia.

Humas PT Nyonya Meneer, Erni Widyaningrum mengatakan bahwa ada 26 dubes yang melakukan diplomatic tour. Kegiatan tersebut sudah menjadi agenda rutin bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Jateng.

“Kegiatan itu sebagai sarana edukasi sosialisasi heritage dan herbal. Kebetulan mereka memiliki kepedulian untuk mengujungi taman jamu Nyonya Menir,” tutur Erni.

Mewakili Presdir PT Nyonya Meneer, Vanesa Kalani menambahkan bahwa pihaknya berharap dari kegiatan tersebut dapat memperkenalkan budaya dan tradisi Indonesia salah satunya yakni jamu. Selain itu, dapat mengangkat citra Indonesia melalui Jamu di dunia international.
“Setelah kegiatan ini, paling tidak para dubes dapat membawa cerita tentang Indonesia yang kaya tanaman rempah dan produk herbal jamu. Sehingga dapat membuka potensi pasar di international,” imbuhnya.

Para dubes dalam kunjungan itu melihat langsung taman jamu yang di dalamnya terdapat 600 tanaman untuk bahan baku jamu. Selain itu para dubes juga melihat proses pembuatan jamu dan mencicipi jamu produk Nyonya Meneer.

Duta Besar Iran, Hojjat Ebrahimian mengakui sangat kagum dengan produk herbal jamu di Indonesia. Menurut Hojjat kunjungan ke TDI Nyonya Meneer menampah pengetahuan baru di dunia herbal termasuk mengetahui secara jelas tanaman-tanaman yang digunakan untuk membuat jamu. “Ternyata sangat banyak tanaman asli Indonesia yang dapat dimanfaatkan untuk membuat obat. Saya juga mencicipi jamu dari tanaman tersebut,” kata Hojjat yang sudah mahir berbahasa Indonesia itu. (tyo/ida)