Harga Daging Ayam Mulai Melonjak

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MEROKOT : Harga daging ayam di Pasar raya Salatiga sudah mulai naik 50 persen jelang Ramadan. (DINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MEROKOT : Harga daging ayam di Pasar raya Salatiga sudah mulai naik 50 persen jelang Ramadan. (DINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SALATIGA – Menjelang bulan puasa Ramadhan, sejumlah harga kebutuhan pokok mulai naik. Harga daging ayam misalnya sudah melonjak lebih dari 50 persen dari harga sebelumnya. Sejumlah pedagang daging ayam di Pasar Raya I Salatiga, kenaikan harga dipicu oleh berkurangnya kiriman daging ayam ke pedagang dan banyaknya permintaan konsumen terhadap daging ayam potong maupun daging ayam kampung selama musim bulan sya’ban. Kenaikan harga signifikan juga terjadi pada bawang merah.

“Biasa, setiap akan memasuki bulan ramadhan kiriman daging ayam makin sedikit, sedangkan permintaan pembelinya makin banyak,” kata seorang pedagang los daging Pasar Raya I lantai atas Salatiga, Mudrikah, 54, kemarin.

Mudrikan menyebutkan, dalam waktu satu minggu terakhir, harga ayam potong yang sebelumnya berkisar Rp 22 ribu per kilogram naik menjadi Rp 29 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram. Sedangkan untuk daging ayam kampung, kenaikan harga hampir dua kali lipat. Edi, 50, pedagang masakan ayam kampung goreng di sekitar terminal bis Tingkir mengaku, harga daging ayam kampung mentah dari harga sebelumnya ia beli seharga Rp 60 ribu per ekor naik menjadi Rp 90 ribu hingga Rp 100 ribu per ekor.

“Banyak yang mencari ayam kampung untuk acara sya’banan. Dalam satu hari, warung saya bisa menghabiskan 10 hingga 12 ekor,” imbuhnya.
Akibat kenaikkan harga ini, beberapa pedagang memilih tidak berjualan dan berimbas kepada para penjualan masakan ayam. Seperti yang dialami Septa, 41, penjual ayam goreng ini kesulitan mendapatkan stok ayam karena penjual memilih tutup dan tidak berjualan. “Ya tetap berjualan tetapi tidak ada keuntungan, yang penting menjaga pelanggan,” kata Septa.

Beberapa komoditas lain yang mengalami lonjakan harga beberapa hari terakhir ini adalah bawang merah dan cabai keriting. Bawang merah dari sebelumnya harga Rp 15 ribu per kilogram naik menjadi Rp 35 ribu per kilogram. Melonjaknya harga bawang merah hingga dua kali lipat lebih ini melampaui harga bawang putih yang semula Rp 18 ribu menjadi Rp 20 ribu.

Para pedagang menduga, naiknya harga bawang merah disebabkan karena terjadi gagal panen di Brebes. “Terlalu banyak kena hujan,” kata mereka. Sedangkan cabai keriting dari harga sebelumnya Rp 20 ribu per kilogram naik menjadi Rp 24 ribu per kilogram, setara dengan harga cabai rawit. (sas/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -