Buruk Desak RPP Pensiun Disahkan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DAMAI: Puluhan buruh yang mengatasnamakan diri sebagai barisan Garda Metal melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Gubernur Jateng, kemarin. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DAMAI: Puluhan buruh yang mengatasnamakan diri sebagai barisan Garda Metal melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Gubernur Jateng, kemarin. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Puluhan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Tengah, Senin (8/6) mendatangi kantor Gubernur Jawa Tengah. Mereka mendesak pemerintah segera mengesahkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Jaminan Pensiun menjadi Peraturan Pemerintah (PP).

”Sesuai dengan amanat konstitusi dalam UU No 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Nasional dan UU No 24 Tahun 2011 tentang Jaminan Kesehatan Nasional, mulai 1 Juli program jaminan pensiun juga harus dilaksanakan,” ungkap Ketua Pimpinan cabang FSPMI Kota Semarang Muhron dalam orasinya.

Lebih lanjut Muhron menjelaskan, dalam RPP jaminan pensiun tersebut FSPMI meminta manfaat bulanan minimal sebesar 60 persen dari gaji yang diterima. Sehingga dapat digunakan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat saat ini. ”Wacana yang disampaikan pemerintah dengan manfaat 30 persen tidaklah cukup bagi kami,” imbuhnya.

Muhron menambahkan, persentase iuran dari pemerintah juga harus dinaikkan dari 8 persen menjadi 10 persen. Sebab, selama ini telah terjadi kesenjangan antara Upah Minimum Kota di Jawa Tengah dengan daerah-daerah di provinsi lainnya. ”Seperti diketahui (UMK) di Jawa Barat maupun Jawa Timur mencapai Rp 3 juta. Sementara di Jawa Tengah masih di bawah Rp 2 juta,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, mereka juga menyayangkan sikap pemerintah terhadap keberadaan serikat buruh. Pasalnya, ada beberapa syarat yang memberatkan pekerja buruh terutama dalam pengaturan lambang maupun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
”Sebenarnya ini hanyalah aksi pemanasan. Setelah ini, kami akan datang dengan jumlah yang lebih besar jika beberapa tuntutan kami tidak diindahkan. Kami akan kembali melakukan aksi sebelum Ramadan,” tandasnya.

Dalam aksi tersebut memang tidak terjadi tindak kerusuhan. Akan tetapi, dalam beberapa momen mereka menggedor-gedor gerbang meski dijaga oleh aparat kepolisian. Setelah kurang lebih satu jam melakukan orasi, mereka meninggalkan lokasi dengan cara damai. (fai/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -