Dandim Ogah Pakai Jalur Independen

314
Dandim 0715 Kendal, Letkol Kav Wiratno. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Dandim 0715 Kendal, Letkol Kav Wiratno. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Pertarungan pilkada di Kendal sepertinya bakal seru. Menyusul keinginan kuat Dandim 0715 Kendal, Letkol Kav Wiratno untuk untuk maju sebagai calon bupati (cabup). Terjunnya tokoh TNI ini dipastikan bakal menambah sengit perheratan pemilihan kepala daerah yang bakal berlangsung desember mendatang.

Letkol Kav Wiratno yakin bisa mendapatkan rekomendasi sebagai cabup dari PDIP, meski harus bersaing dengan Ketua DPC PDIP Widya Kandi Susanti. Ia bahkan mengaku sudah tidak akan memakai Koalisi Kendal Beribadat (KKB) sebagai kendaraan untuk ia dapat maju di Pilkada Kendal 2015. “Saya tidak lagi pakai KKB, alasannya parpol yang menjalin komunikasi dengan saya sejak awal adalah PDIP bukan KKB. Saya mendaftar di sejumlah parpol di KKB, tapi itu hanya bagian dari komunikasi politik saja. Kalau parpol saya tetap menginginkan PDIP yang akan mengusung saya,” katanya, kemarin.

Ia menambahkjan, terkait aturan DPP PDIP yang lebih mengedepanan kader dan pengurus parpol untuk mendapatkan rekomendasi, Wiratno mengaku tidak gentar. Ia justru optimis akan mengantongi rekomendasi maju sebagai Cabup Kendal ketimbang Widya. “Jika tidak dapat rekomendasi, saya akan menggunakan parpol lain. karena selain PDIP saya juga menjalin komunikasi dengan parpol lain seperti Golkar dan Gerindra,” imbuhnya.

Jika nanti ia tidak mendapatkan rekomendasi parpol, Wiratno mengaku tidak ingin maju dari jalur independen. Alasannya waktu untuk mengumpulkan massa pendukung sebagai syarat independen tidak akan terpenuhi karena waktu semakin mepet. “Waktunya sangat pendek, jadi tidak mungkin maju sebagai calon independen,” tambahnya.

Wiratno mengaku enggan jika dirinya maju sebagai calon wakil bupati (cawabup). Sebab niat awalnya ingin maju sebagai calon bupati karena jabatan tersebut sangat berpeluang untuk dirinya membuat perubahan di Kendal. “Saya ingin membawa Kendal lebih baik, karena selama ini pembangunan sangat lamban. Terutama dalam bidang infrastruktur jalan dan penyediaan lapangan pekerjaan. Kalau saya diminta sebagai wakil, lebih baik tidak,” tambahnya.

Ketua DPD PDIP Kendal, Widya mengaku santai meski harus bersaing dengan Wiratno untuk memperebutkan rekomendasi dari PDIP. Sesuai aturan parpol, kader dan pengurus yang akan didahulukan untuk mendapatkan rekomendasi. “Selain itu sesuai instruksi Ketua Umum DPP PDIP, Bu Megawati. Beliau mengatakan jika ada kepala daerah yang baru menjabat sekali maka dari PDIP maka harus maju (incumbent) lagi,” katanya.

Pihaknya mengaku sudah menjalani seluruh rentetan syarat dan prosedur pendaftaran sebagai bakal calon di PDIP. Selain melengkapi berkas pendaftaran dan tes tertulis, pihaknya juga mengikuti tes fit and propper test. “Sekarang ini tinggal menungu rekomendasi dari DPP,” tambahnya. (bud/fth)