Fee Tim Pengurus Kreditur Rp 1,2 Miliar

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KRAPYAK – Majelis hakim pada sidang gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Senin (8/6) memutuskan PT Nyonya Meneer (sekarang PT Njonja Meneer) selaku debitur untuk membayar imbalan jasa (fee) terhadap tim Pengurus Kreditur senilai Rp 1,2 miliar.

Majelis hakim yang diketuai, Dwiarso Budi Santiarto memutuskan perkara PKPU ini memberikan waktu selama 30 hari untuk menyelesaikan pembayaran imbalan tersebut. Namun, jika tidak dapat diselesaikan, maka perjanjian pun terancam gugur. ”Debitur dan kreditur untuk menaati perjanjian yang telah disahkan. Menetapkan, imbalan jasa (fee) bagi tim pengurus Rp 1,2 miliar yang harus dibayar debitur PKPU selama 30 hari,” kata Dwiarso dalam amar putusannya.

Menurut hakim, Dwiarso imbalan fee yang diberikan sesuai beban kerja, kerumitan perkara, serta kemampuan keuangan debitur. Ia menyebutkan, hal tersebut didasarkan atas peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia yang menyebutkan imbalan jasa tim pengurus maksimal 10 persen dari nilai utang.

”Adapun total utang Nyonya Meneer terhadap 35 krediturnya mencapai Rp 198,47 miliar. Sebanyak Rp 39 miliar di antaranya merupakan utang dari PT Nata Meridian Investara (NMI) selaku pemohon gugatan PKPU terhadap debitur,” ungkapnya.
Sementara itu, PT Nyonya Meneer melalui kuasa hukumnya, Maria Ulfa mengaku berat menerimanya, namun secara terpaksa pihaknya menerima.

Maria juga menyebutkan, dengan berakhirnya sidang PKPU tidak ada kepailitan di PT Nyonya Meneer. Operasional perusahaan tidak ada masalah, bahkan sejak jalannya persidangan PKPU tersebut. ”Sebenarnya berat karena kami awalnya hanya minta (usulan fee) Rp 500 juta, tapi tidak apalah sudah ditetapkan hakim. Kami akan usahakan pembayaran imbalan jasanya sesuai batasan waktunya,” ujar Maria.

Kuasa hukum PT NMI, Eka Windiarto menyambut baik perdamaian Nyonya Meneer dengan kreditur. ”Saat ini tinggal pihak debitur agar memenuhi perjanjian yang sudah diperjuangkan, termasuk membayar imbalan jasa tim pengurus Rp 1,2 miliar. Kalau tidak bayar fee pengurus, maka perjanjian terancam gugur,” sebutnya.

Seperti diketahui, perusahaan jamu legendaris tersebut digugat PKPU oleh PT Nata Meridian Investara (NMI). Kedua pihak yang bersengketa semula alot dalam penentuan nominal utang piutang. Dalam perkembangannya, PT Nyonya Meneer dan NMI menyepakati nominal utang piutang Rp 39 miliar yang dibayarkan secara bertahap selama 36 bulan atau tiga tahun.

Sementara imbalan jasa ini jauh di bawah usulan tim pengurus ke majelis hakim sebesar Rp 9,9 miliar. Namun, nilai imbalan itu masih di atas usulan debitur yang sebesar Rp 500 juta. (bj/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -