Tunggu Kedatangan Amunisi Tambahan

341
DITUNGGU: Bek sayap PSIS, Safrudin Tahar kemungkinan bakal menjadi amunisi tambahan tim Mahesa Jenar untuk menghadapi laga lanjutan Polda Jateng Cup 2015 saat ini. (FOTO: Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)
DITUNGGU: Bek sayap PSIS, Safrudin Tahar kemungkinan bakal menjadi amunisi tambahan tim Mahesa Jenar untuk menghadapi laga lanjutan Polda Jateng Cup 2015 saat ini. (FOTO: Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Meski telah memastikan satu tiket untuk tampil di babak semifinal Polda Jateng Cup 2015, namun PSIS masih memiliki beberapa evaluasi teknis yang harus segera diperbaiki, baik ketika tampil di sisa laga penyisihan grup maupun di final four mendatang.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah kualitas kekuatan starting eleven mereka dengan pemain lapis kedua. Hal itu cukup terlihat pada empat laga yang telah dilakoni tim Mahesa Jenar di babak penyisihan kemarin.

Terutama di sector bek sayap, saat ini coach M Dofir hanya memiliki stok tiga pemain yaitu Welly Siagian, Taufik Hidayat dan juga pemain muda Andrianto. Resikonya, ketiga pemian tersebut harus selalu siap tampil sebagai starter di sisa laga mendatang.

Di masa persiapan lalu, PSIS sebenarnya memiliki dua pemain bek sayap lainnya yaitu Safrudin Tahar dan Burhanudin Nihe. Namun hingga kini keduanya belum bergabung dengan Fauzan Fajri dkk untuk tampil di Polda Jateng Cup 2015.

“Sebenanrnya semua pemain yang kami kontrak di persiapan kompetisi kemarin kami daftarkan untuk turun di turnamen kali ini. Namun memang pemain-pemain yang dari luar jawa sedikit susah karena biaya perjalanan ke Semarang yang cukup mahal,” terang penasehat tim, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Namun untuk Safrudin Tahar, menurut Liluk, pemain asal Ternate itu masih ada kemungkinan merapat ke Semarang untuk menjadi amunisi tambahan bagi tim Mahesa Jenar terutama di babak krusial pada semifinal mendatang.

“Kami sudah komunikasi dengan Tahar, prinsipnya dia mau bergabung, hanya saja yang bersangkutan saat ini juga sedang ikut turnamen di daerah asalnya makanya kita tunggu kabar selanjutnya dulu. Dan memang kami juga tidak bisa paksakan semua pemain untuk bergabung, karena di turnamen ini tidak ada ikatan kontrak pemain,” sambung Liluk.

Sementara dihubungi terpisah, juru ramu PSIS, M Dofir mengaakan, sisa waktu persiapan ini pihaknya akan langsung melakukan evaluasi teknis untuk melakoni sisa dua pertandingan babak penyisihan Grup A.

Fauzan Fajri dkk akan melakoni dua laga tandang yaitu versus Persijap Jepara Rabu (10/6) dan bertandang ke markas Persis Solo Minggu (14/6) mendatang. Meski sudah tidak menentukan, Dofir menegaskan timnya akan tetap tampil fight di dua laga tersebut.

“Dua pertandingan terakhir sama beratnya karena baik Persijap maupun Persis sama-sama memiliki materi pemain yang bagus. Dan sebisa mungkin kami tetap akan tampil fight untuk melanjutkan tren positif yang saat ini tengah kami raih,” terang Dofir. (bas/zal)