Misi Jaga Rekor Tak Terkalahkan

430
HARAPKAN POIN PENUH: Franky Mahendra akan kembali menjadi motor serangan PSIS menghadapi laga lanjutan versus Persijap, di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, sore (10/6) nanti. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HARAPKAN POIN PENUH: Franky Mahendra akan kembali menjadi motor serangan PSIS menghadapi laga lanjutan versus Persijap, di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, sore (10/6) nanti. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Tim PSIS Semarang berjanji akan tetap tampil fight untuk meraih poin maksimal dalam laga lanjutan Polda Jateng Cup 2015 versus Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, sore (10/6) nanti.

Maklum saja, hingga laga keempat menjamu PSIR Rembang kemarin, tim berjuluk Mahesa Jenar itu belum sekalipun mengalami kekalahan. Dengan begitu, sudah pasti Fauzan Fajri dkk tidak akan melepas begitu saja catatan rekor tak terkalahkan itu.

Namun juru taktik PSIS, M. Dofir mengakui, timnya sudah pasti bakal mengalami kesulitan untuk bisa mempertahankan rekor tersebut. Karena Dofir mengakui, Persijap memiliki skuad yang cukup mumpuni untuk bertarung di Polda Jateng Cup.

Hal itu, kata Dofir, cukup terbukti pada pertemuan pertama bagi kedua tim di Stadion Jatidiri Semarang lalu. Di laga tersebut tim Mahesa Jenar hanya mampu unggul tipis 1-0 atas tim asuhan Anjar Jambore tersebut.

”Apalagi Persijap besok (hari ini, Red) akan main di kandang. Tentu saja mereka memiliki motivasi yang berlipat. Selain itu, rekor kandang Persijap juga cukup bagus, mereka mampu menang 2-1 atas Persis di laga pertama,” terang Dofir.

Menghadapi tim berjuluk Laskar Kalinyamat nanti, PSIS dipastikan bisa kembali menggunakan tenaga center bek mereka, M. Arifin yang harus absen ketika tim Mahesa Jenar unggul 4-1 atas PSIR Rembang di laga terakhir kemarin.

”Arifin sudah bergabung lagi. Hanya saja, kami masih menunggu kondisi Welly Siagian dan Fauzan Fajri yang sedikit bermasalah dengan cedera engkel. Ya kita tunggu hingga kondisi terakhir,” sambung pelatih asal Jawa Timur itu.

Sementara penasihat tim PSIS, Wahyu Liluk Winarto dihubungi terpisah berharap timnya bisa tampil lebih baik meladeni Persijap di laga yang diprediksi bakal berjalan dengan permainan tempo tinggi tersebut.

Selain itu, pihaknya berharap PSIS mampu memperbaiki rekor pertemuan tandang dengan Persijap di mana tim Mahesa Jenar belum bisa mencuri poin penuh di markas Persijap. Rekor terbaik mampu dicatatkan PSIS di musim kompetisi 2006 lalu, dengan menahan imbang 1-1 Persijap di Stadion Kamal Djunaidi Jepara.

”Ada hubungan emosional yang sangat kuat di setiap pertandingan PSIS lawan Persijap karena dulu kami punya sejarah yang kurang baik. Namun karena turnamen ini berangkatnya untuk kebersamaan, saya kira semua pihak sudah bisa lebih dewasa menyikapi hal itu. Kemarin di Semarang, pertandingan juga berjalan cukup lancar,” terang Liluk. (bas/ida/ce1)