Tujuh Pembalap Semarang Ikuti Seleksi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Sebanyak tujuh pesepeda Kota Semarang akan mengikuti seleksi tim Pra PON XIX Balap Sepeda Jateng nomor kriterium. Seleksi sendiri akan dilangsungkan di Boyolali, Sabtu (13/6) mendatang.

Diharapkan, para atlet Kota Semarang bisa tampil maksimal dan masuk ke dalam tim Jateng. Tujuh pembalap Semarang itu terdiri dari lima putra dan dua putri. Mereka adalah Nauval Abdul Rozak, Faizal H, Lutfi Basari, Imam Nurochim, Bagus Haristiawan, Icha Sidharta, dan Hanifah.

Ketujuh pembalap itu tergabung dalam klub Satria Cycling Club Semarang. Sekretaris Umum Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Semarang Roni Guritno menyatakan, hingga kini pihaknya masih menunggu rute yang akan ditempuh.

”Pembalap Kota Semarang memang turun atas nama klub di seleksi tersebut. Kami hanya bisa berharap, ketujuh atlet berusaha semaksimal mungkin dan masuk tim Jateng,” tutur Roni dihubungi kemarin.

Jumlah tersebut kata Roni masih ditambah satu nama pemabalap putri Kota Semarang yang mendapat wild card untuk langsung masuk tim Jateng yakni Khalista Heffiana. Khalista saat ini tengah menjalani pemusatan latihan nasional di Jakarta.

Roni juga mengatakan, memang sudah sepantasnya, jika Khalista langusng masuk ke tim Jateng tanpa seleksi. Menurut Roni, meski tergolong muda, para pembalap sepeda Ibu Kota Jateng tetap mempunyai peluang besar masuk ke tim Jateng. ”Mereka semua pembalap potensial yang akan menjadi andalan Kota Semarang di berbagai event termasuk Porprov 2018 Kota Tegal. Dan dalam beberapa lomba, hasil yang dicapai cukup bagus,” tuturnya.

Persaingan di seleksi nanti memang cukup berat. Sebab, pembalap terbaik kabupaten/kota atau klub turun di ajang tersebut. Selama ini, mereka berlatih secara mandiri di klub dan mengikuti kejuaraan. Yang diperlukan pada nomor road race adalah fisik dan ketahanan yang prima dari atlet. (bas/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -