Diperiksa Delapan Jam, Dicecar 25 Pertanyaan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KAJEN – Dirut PT Hidro Rizki Ilahi (HRI) Jakarta, Adi Darmanto menjalani pemeriksaan di kantor Kejari Kabupaten Pekalongan selama delapan jam, Rabu (10/6). Dalam pemeriksaan tersebut, pimpinan perusahaan pelaksana proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Desa Bantar Kulon Kecamatan Lebakbarang tersebut mendapatkan 25 pertanyaan.

Puluhan pertanyaan tersebut menyangkut tiga kasus. Yakni penyelewengan dana Palagara, penggunaan lahan desa dan lahan pemerintah dalam pembangunan proyek senilai Rp 5 miliar tersebut. “Saya tadi datang pukul 09.00. Ada sekitar 23 pertanyaan,” ungkapnya usai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 17.30.

Disinggung terkait perizinan lahan, baik tanah desa maupun pemerintah yang digunakan dalam proyek PLTMH, Adi yang mengenakan kemeja batik biru muda itu enggan memberikan jawaban. Termasuk pertanyaan lain terkait dana Palagara. “Kalau soal materi, tanyakan saja kepada penyidik. Saya tidak berwenang memberikan jawaban. Semua sudah saya ungkapkan. Silahkan bertanya kepada pihak Kejari,” ujarnya sembari masuk mobil Daihatsu Xenia merah, H 8607 FA.

Kasi Inteligen Kejari, Slamet Hariyadi mengatakan, selama menjalani pemeriksaan, Dirut PT HRI tersebut kooperatif. “Total ada 25 pertanyaan. Yang soal materi ada 23,” jelasnya. Dikatakannya, pemeriksaan selanjutnya akan dilakukan kepada pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pekalongan. Yakni mantan Kepala BPN, Andi Ansar Kadir yang kini bertugas di Makassar. “Surat panggilan pertama sudah kami layangkan. Tapi yang bersangkutan belum datang. Ini nanti panggilan kedua,” jelasnya.

Setelah pemeriksaan pihak BPN, kata Slamet, pihaknya kembali melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T), Janu Hariyanto. “Setelah itu BPMP2T akan kembali kami panggil, pemeriksaan kedua. Yang bersangkutan sebelumnya sudah kami periksa, ” kata Slamet.

Terkait penanganan kasus tersebut, Kejaksaan telah melakukan pemeriksaan terhadap berbagai pihak baik pemerintah maupun swasta. Di antaranya, mantan Kepala Desa Bantar Kulon, Tabiin, Kepala Desa Bantar Kulon Cahyusuf, Camat Lebakbarang, Yuhanto, Kepala Bappeda, Bambang Irianto dan Kepala BPMP2T, Janu Hariyanto. (hil/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -