Jateng Gudangnya Wisata Adventure

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

WISATA PETUALANGAN: Wisatawan mengibarkan bendera merah putih di Puncak Sikunir, Dieng. Jateng terus mempromosikan wisata minat khusus yang peminatnya semakin meningkat. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
WISATA PETUALANGAN: Wisatawan mengibarkan bendera merah putih di Puncak Sikunir, Dieng. Jateng terus mempromosikan wisata minat khusus yang peminatnya semakin meningkat. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Jateng mengembangkan wisata adventure yang belakangan ini menjadi tren. Provinsi ini diklaim menjadi gudangnya potensi wisata petualangan dengan pilihan yang lengkap.

Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Jateng, Trenggono mengatakan pengembangan wisata adventure menjadi salah satu rekomendasi hasil Neraca Satelit Pariwisata Daerah (Nesparda). ”Wisata petualangan masuk dalam kategori wisata minat khusus yang akan terus diangkat keberadaannya,” katanya.

Menurutnya Jateng kaya akan potensi wisata petualangan. Pilihannya di antaranya rafting, diving, mountaineering, dan sport. Dia mencontohkan wisata rafting unggulan ada di Banyuwong, Banjarnegara. Untuk diving, Jateng memiliki Karimunjawa yang kaya pesona di atas laut maupun di bawah laut. ”Mountaineering kita punya banyak pilihan gunung yang bisa didaki. Sementara untuk sport, banyak trek untuk bersepeda downhill di Sidomukti, Kabupaten Semarang dan paralayang di Wonosobo,” paparnya.

Dikatakan Trenggono, untuk wisata minat khusus, cirinya adalah tidak masal, berbiaya mahal, dan ada unsur petualangannya. ”Yang ditekankan adalah kualitas wisatanya karena bukan mass tourism. Misalnya orang naik gunung untuk mencari kepuasan batin. Wisatawannya juga dikenal berintelektual tinggi, makanya kita bidik wisatawan mancanegara juga,” tandasnya. Sejauh ini upaya yang dilakukan dengan terus mempromosikan wisata minat khusus dan menggandeng jurnalis serta aktivis sosial media dengan menggelar fam trip. (ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -