Tugu Nol Kilometer Sibedug Dibangun

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TUGU BARU : Bupati Pekalongan, Amat Antono saat melakukan pengecoran perdana pada pembangunan Tugu Nol Kilometer di Desa Sibedug, Kajen, Pekalongan, kemarin. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
TUGU BARU : Bupati Pekalongan, Amat Antono saat melakukan pengecoran perdana pada pembangunan Tugu Nol Kilometer di Desa Sibedug, Kajen, Pekalongan, kemarin. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

KAJEN – Kabupaten Pekalongan dalam waktu dekat akan memiliki ikon baru. Yakni Tugu Nol Kilometer yang terletak di perempatan Desa Sibedug, Kecamatan Kajen. Bangunan berbentuk silinder dengan tinggi 17 meter yang terbuat dari perunggu warna keemasan itu berbentuk jilatan api yang menggambarkan semangat juang.

Bangunan Tugu Nol Kilometer tersebut merupakan titik ikat atau untuk menghitung jarak, dari Kabupaten Pekalongan dengan daerah lainnya. Diletakkannya Tugu Nol Kilometer di Desa Sibedug, Kecamatan Kajen karena desa tersebut merupakan titik tengah dari Kabupaten Pekalongan.

Sutrisno, 45, warga Desa Sibedug, Kecamatan Kajen, mengaku bangga dengan adanya bangunan Tugu Nol Kilometer, yang dibangun tepat di perempatan Jalan Sibedug, yang merupakan batas jalan persimpangan untuk menuju ke Kabupaten Banjarnegara atau Kota Pekalongan. “Kalau ada bangunan Tugu Nol Kilometer, maka bisa dijadikan simbol kota yang membanggakan, karena selama ini di Kajen belum ada bangunan yang dibanggakan, seperti daerah lain,” ungkap Sutrisno.

Kepala Dinas Pekerjaan Umun (DPU), Kabupaten Pekalongan, Soediarto, mengungkapkan Tugu dibangun dengan biaya Rp 1,7 miliar dengan masa pembangunan selama 210 hari, dan akan selesai pada bulan Oktober 2015 mendatang.

Menurutnya bangunan Tugu Nol Kilometer mempunyai tinggi 17 meter dengan diameter bagian atas 0,8 meter dan paling bawah 2,6 meter. Terbuat dari bahan perunggu keemasan, dengan bentuk jilatan api ke atas, serta merupakan tugu yang paling tinggi di Kabupaten Pekalongan. “Tugu Nol Kilometer melambangkan semangat akan berjuang, membangun Kabupaten Pekalongan untuk perubahan yang lebih baik,” ungkap Soediarto.

Sementara itu, Bupati Pekalongan, Amat Antono, usai melakukan pengecoran pertama pada Tugu Nol Kilometer, Kamis (11/6) mengatakan filosofi pembangunan tugu nol kilometer, merupakan titik ikat atau tetenger untuk menghitung atau jarak dari Kota Santri dengan daerah lainnya.

Menurutnya dengan adanya bangunan itu, jarak antara Kabupaten Pekalongan dengan daerah lainnya menjadi jelas, dan terukur. “Kalau Di Semarang, tugu titik nol ada Kantor Pos, demikian di Kota Pekalongan, titik nol ada di Kawasan Jatayu. Ini di Kabupaten Pekalongan, titik nolnya ada di perempatan Sibedug ini,” tegasnya. (thd/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -