Widya Puji Rumah Kompos Wangi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SERAHKAN DANA CSR: Direktur Umum Bank Jateng Radjim dan Bupati Kendal menyerahkan dana CSR kepada pengelola Rumah Kompos Wangi, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SERAHKAN DANA CSR: Direktur Umum Bank Jateng Radjim dan Bupati Kendal menyerahkan dana CSR kepada pengelola Rumah Kompos Wangi, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Rumah kompos wangi milik Sutriatmo di Kelurahan Bugangin Kecamatan Kendal Kota dikunjungi Bupati Bupati Kendal Widya Kandi Susanti. Tak hanya itu, usaha mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos itu juga dikucuri dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jateng sebesar Rp 15 juta.

Widya mengaku salut dengan usaha yang telah dirintis Sutriatmo tersebut. Menurutnya, selain menghasilkan pendapatan ekonomi, juga dapat menjadi solusi permasalahan sampah di Kendal.

”Sampah memang sesuatu yang kotor, tapi ternyata memiliki manfaat yang tinggi. Sampah organik bisa dimanfaatkan untuk pupuk kompos dan pembenihan cacing untuk kosmetik dan obat-obatan. Sedangkan sampah anorganik bisa dimanfaatkan untuk suvenir,” kata Widya kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Menurut dia, hal itu menjadi teladan bagi warga Kendal lain di kelurahan maupun desa lainnya untuk dikembangkan. ”Dengan pengelolaan sampah, lingkungan akan bersih dan generasi sehat. Selain itu, bisa meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan di Rumah Kompos Wangi Bugangin, lanjut Widya, menjadikan lingkungan bersih dari sampah dan tidak memiliki limbah, karena sampah-sampah yang ada, baik organik maupun anorganik, bisa dikelola atau didaur ulang dengan baik menjadi sesuatu yang berguna seperti pupuk kompos maupun ternak cacing, yang digunakan sebagai obat panas, tifus, maupun bahan campuran kecantikan.

Direktur Umum Bank Jateng, Radjim, juga mengaku kagum dengan pengelolaan sampah di Rumah Kompos Wangi. Menurut dia, kegiatan tersebut layak mendapatkan dana CSR, lantaran dapat menjadi teladan bagi seluruh warga Kendal maupun daerah lainnya. ”Semoga bisa ditiru oleh daerah-daerah lain,” harapnya.

Pendamping kegiatan di Rumah Kompos Wangi Bugangin, Sutriatmo, bersama Koordinator Kegiatan, Syaefudin, mengungkapkan, kegiatan yang mereka lakukan ini merupakan hasil kerja dari LSM dan masyarakat sekitar. Sistem pengorganisasian dilakukan, namun penentuan tugas diorganisasi oleh masyarakat sendiri.

”Di sini kami melakukan kegiatan nonmekanik dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang ada dari alam, untuk diolah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomis,” ujarnya. (bud/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -