Dua Kader PPP Maju Jalur Independen

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Dualisme kepengurusan di internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membuat kader di Jateng mulai kebingungan. Terutama menjelang pilkada yang bakal berlangsung Desember mendatang. Bahkan, dua kader PPP memutuskan untuk maju melalui jalur independen dalam pilkada 2015.

Dua kader itu yakni H Abdul Hafidz maju sebagai cabup di Rembang, dan Abu Nafi’ maju cabup di Blora. Dua kader ini memilih jalur independen karena kisruh PPP masih belum selesai dan khawatir tidak bisa maju dalam pilkada.

Wakil Ketua DPW PPP Jateng versi Djan Faridz, Taj Yasin mengatakan, sebenarnya Abdul Hafidz dan Abu Nafi’ bakal maju dengan kendaraan PPP. Tapi seiring berjalannya waktu dan kisruh belum rampung, keduanya mulai berubah haluan. Apalagi, proses pendaftaran tinggal sebentar lagi dan kisruh kepengurusan PPP tidak kunjung selesai. ”Akhirnya mereka memilih untuk jalur independen. Sekarang sedang proses mulai mengumpulkan persyaratan,” katanya, kemarin.

Meski lewat jalur independen, PPP bakal tetap mendukung keduanya dalam pilkada mendatang. Secara organisasi memang PPP tidak mengusung, tapi kader dan massa PPP akan tetap mendukung jika keduanya lolos dan bisa menjadi calon kepala daerah. ”Sebenarnya di Batang ada kabar jika kader ingin maju independen. Tapi sejauh ini masih belum ada pergerakan,” imbuhnya.

Keputusan PTUN terkait konflik antara PPP Djan Faridz dan PPP Romahurmuzy diperkirakan bakal keluar Senin (15/6) mendatang. Sejauh ini, pihaknya yakin PTUN akan kembali memenangkan PPP Djan Faridz, karena sampai saat ini belum ada fakta baru yang muncul. ”Kami optimistis kita (PPP Djan Faridz) nanti yang menang,” tambahnya. (fth/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -