Kembangkan Burung Hantu

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

LUCU: Anak burung hantu yang baru lahir tampak lucu. Burung tersebut sudah lama di kembangkan di Desa Tlogoweru, Kecamatan Guntur. Kini, Kecamatan Karangawen pun segera mengembangkan burung pemakan tikus tersebut. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LUCU: Anak burung hantu yang baru lahir tampak lucu. Burung tersebut sudah lama di kembangkan di Desa Tlogoweru, Kecamatan Guntur. Kini, Kecamatan Karangawen pun segera mengembangkan burung pemakan tikus tersebut. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Pemerintah Kecamatan Karangawen segera mengembangkan budidaya burung hantu Tyto Alba di Desa Sidorejo. Pengembangan burung ini dilakukan agar predator tersebut bisa mengurangi dampak kerusakan tanaman akibat ulah hama tikus.

Camat Karangawen, HM Syahri mengungkapkan, pihak kecamatan telah melakukan rapat koordinasi terkait pengembangan burung hantu tersebut. Kebetulan, kata dia, Desa Sidorejo bertetangga dengan Desa Tlogoweru, Kecamatan Guntur yang sebelumnya sudah lebih dulu mengembangkan burung bermata besar tersebut. “Kita koordinasi dengan Desa Tlogoweru dan Desa Sidorejo agar upaya ini dapat terwujud. Koordinasi langsung dibawah komando saya selaku Camat Karangawen,” kata Syahri, kemarin.

Untuk mengembangkan burung itu, pihaknya akan mengajak pihak swasta sebagaimana yang dipraktikkan di Desa Tlogoweru. Agar bisa maksimal, setidaknya dibutuhkan 250 rumah burung hantu (Rubuha) yang didirikan di areal persawahan warga. Satu rubuhan nilainya mencapai Rp 3 juta. Rumah tersebut akan direalisasi melalui swadaya masyarakat maupun bantuan dari APBD setempat. “Kita berharap, tingkat swadaya masyarakat bisa tinggi sehingga program ini nanti dapat tercapai,” tambahnya.

Ia menambahkan, Desa Sidorejo sangat potensial untuk tanaman padi maupun jagung. Namun, gangguan hama tikus masih menjadi kendala serius bagi petani pemilik lahan garapan tersebut. Selain hama, areal pertanian di wilayah tersebut kerap juga terkena dampak banjir akibat jebolnya tanggul sungai sehingga mengakibatkan gagal panen.

“Saat banjir beberapa waktu lalu, setidaknya ada 20 bahu tanaman padi tidak bisa dipanen karena puso atau rusak. Petani pun merugi. Kini, saat kemarau lahan pertanian di wilayah tersebut juga kekeringan karena hanya tadah hujan. Jadi, nasib petani betul-betul memperihatinkan,” tambahnya. (hib/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -