Pedagang Johar Tagih Bantuan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

”Kami sudah kehabisan modal. kemarin untuk membangun lapak saja habis Rp 1 juta. Harusnya pemerintah cepat tanggap membantu mengatasi permasalahan pedagang, segera memberikan bantuan modal atau santunan.”
Wiyono
Pedagang Johar

BARUSARI – Rencana Pemkot Semarang maupun Pemprov Jateng memberikan bantuan modal maupun hibah kepada para pedagang Pasar Johar yang tertimpa musibah kebakaran ternyata hingga kini tak jelas nasibnya. Padahal sebelumnya pemerintah pernah menjanjikan akan memberikan santunan sebagai modal usaha. Hal itu membuat para pedagang yang menempati lapak darurat sementara di lantai III Pasar Bulu meradang. Mereka meminta pemerintah memenuhi janjinya.

Ketua Paguyuban Pedagang Buku Johar, Nurul Huda, mengaku, hingga sebulan lebih sejak Pasar Johar terbakar pada 9 Mei lalu, hingga sekarang dirinya belum pernah mendapat bantuan maupun santunan dari pemkot, pemprov maupun pihak ketiga. Menurutnya, bantuan tersebut sangat diharapkan pedagang, karena saat ini rata-rata sudah kehabisan modal.

”Modal buat kulakan barang dagangan sudah nggak punya. Padahal kami harus berjualan lagi. Sekarang kami hanya menjual barang dagangan sisa-sisa yang tak ikut terbakar,” keluhnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (12/6) kemarin.

Dia mengatakan, jumlah pedagang yang menempati lapak darurat sementara di lantai III Pasar Bulu sebanyak 219 orang. Rata-rata pedagang buku, aksesori, kaca mata, dan jam. Mereka menempati lapak berukuran 1,5 meter x 2 meter.

”Sampai sekarang pembelinya masih sepi. Harapan kami, pemerintah segera membantu promosi dan permodalan. Dulu Gubernur Jateng Pak Ganjar Pranowo sempat mewacanakan untuk menghubungkan pedagang dengan perbankan berkaitan dengan bantuan permodalan, tapi hingga sekarang informasinya tidak sampai ke kami,” keluhnya.

Hal sama diungkapkan Wiyono, pedagang lainnya. Ia mengakui, saat ini para pedagang Johar yang menempati kios darurat di Pasar Bulu telah mengalami keterbatasan modal pascamusibah kebakaran lalu. Akibatnya, stok dagangan mereka di lapak darurat tidak maksimal.

”Kami sudah kehabisan modal. Kemarin untuk membangun lapak saja habis Rp 1 juta. Harusnya pemerintah cepat tanggap membantu mengatasi permasalahan pedagang, segera memberikan bantuan modal atau santunan,” harapnya.

Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, Ari Purbono, mengatakan, akan mengundang pedagang Pasar Johar dan dinas terkait untuk membahas berbagai keluhan dan persoalan yang dialami pasca kebakaran di lokasi penampungan pasar darurat sementara. Selain itu, pada pertemuan nantinya juga akan dilakukan pembahasan bantuan sosial (bansos).

”Kami akan mengundang semua pihak. Jadi silakan saja, pedagang mau memberikan masukan, mengutarakan keluhan atau mengajukan usulan, itu tidak masalah. Kita bersama pemkot juga akan mendirikan posko aduan terkait keluhan dan permasalahan pedagang yang berada di lokasi penampungan pasar darurat sementara,” janjinya.

Selain itu, pihaknya juga akan mengusulkan santunan kepada pedagang melalui anggaran perubahan 2015 ini. Menurutnya, usulan tersebut pantas dilakukan dengan alasan Pemerintah Kota Semarang memiliki anggaran dan berhak mengeluarkan bantuan untuk mengatasi permasalahan sosial pedagang Pasar Johar yang menjadi korban kebakaran.

”Secara pribadi saya akan mengusulkan masing-masing pedagang mendapat bantuan Rp 5 juta. Sebab, pemerintah punya duit. Ini urusan risiko, kalau tidak dibantu nantinya akan semakin rentan risiko sosial lainnya. Kalau pemerintah tidak menganggarkan dosa besar,” katanya. (mha/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -