Polisi Telusuri Alur Sabu

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BARUSARI – Penyidik unit Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang menelusuri alur bagaimana narkoba jenis sabu bisa diselundupkan ke dalam sel tahanan Mapolrestabes Semarang.

Terungkapnya sebanyak 12 orang penghuni sel tahanan Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polrestabes Semarang yang dinyatakan positif narkoba, memunculkan fakta baru bahwa para tahanan ternyata masih bisa ’menjebol’ penjagaan ketat di sel tahanan milik kepolisian. ”Kami masih menelusuri alur bagaimana pemasok mencoba memasukkan narkoba ke lingkungan tahanan. Kami masih terus dalami,” kata Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang AKBP Eko Hadi Prayitno di Mapolrestas Semarang, Jumat (12/6).

Dijelaskan Eko Hadi, alur penyelundupan tersebut, di antaranya pemasok sabu memanfaatkan jam besuk. ”Berdasarkan yang sudah kami telusuri, mereka memasukkan barang tersebut untuk sekali pakai. Sehingga saat digeledah di ruangan sel, tidak ditemukan barang bukti,” bebernya.

Hasil tes urine terhadap 70 tahanan yang menghuni sel tahanan Mapolrestabes Semarang, pada Rabu (10/6) malam cukup mengejutkan, sebab 12 tahanan di antaranya dinyatakan positif narkoba. ”Sepuluh orang merupakan tahanan kasus narkoba, 2 orang tahanan kasus kriminal umum,” katanya.

Tes urine tersebut dilakukan setelah sore hari sebelumnya, sekitar pukul 15.30, ditangkap dua pria pembesuk berusaha menyelundupkan narkoba jenis sabu seberat 1,5 gram di sel tahanan Mapolrestabes Semarang. Kedua pembesuk tersebut masing-masing berinisial D, warga dan B, keduanya merupakan warga Kelurahan Sawah Besar Gayamsari, Kota Semarang. Mereka hendak membesuk seorang tahanan narkoba berinisial W.

Diketahui, dua pembesuk tersebut menyelundukan sabu ke dalam sel tahanan dengan cara menyelipkan sabu di dalam bungkusan makanan dan minuman. Sabu seberat 1,5 gram tersebut terselip di dalam bungkus LA Light yang masih terdapat sejumlah batang rokok. Di dalam bungkusan tersebut juga terdapat rokok Gudang Garam Filter dan satu botol minuman sprite. Selain itu juga disita dua pipet, alat pengisap sabu. ”Sejauh ini, kami masih menelusuri dari mana sabu tersebut didapatkan. Dua pembesuk itu otomatis telah kami tetapkan sebagai tersangka,” kata Eko.

Ditanya mengenai proses hukum 12 tahanan yang dinyatakan positif narkoba, Eko menjelaskan akan memberikan tambahan keterangan atau informasi kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) bahwa para tersangka tersebut diketahui masih mengonsumsi sabu di sel tahanan. ”Selain itu, kami akan mendalami untuk prosesnya bagaimana tahanan tersebut bisa positif narkoba,” katanya.

Dijelaskan Eko, para tersangka selain sebagai pengguna, mereka juga sebagai pengedar.
Para tersangka dijerat menggunakan pasal 112 ayat 1 jo pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat lima tahun, serta denda Rp 800 juta. (amu/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -