Wisata Baru Satu Juta Mangrove

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

RIMBUN: Kawasan hutan mangrove di Desa Bedono, Kecamatan Sayung sudah tumbuh lebat. Bahkan, di dalamnya ada jalan pintas bagi wisatawan untuk melihat-lihat daerah tersebut. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RIMBUN: Kawasan hutan mangrove di Desa Bedono, Kecamatan Sayung sudah tumbuh lebat. Bahkan, di dalamnya ada jalan pintas bagi wisatawan untuk melihat-lihat daerah tersebut. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Hutan bakau atau mangrove di wilayah Desa Bedono, Kecamatan Sayung terus tumbuh lebat. Bahkan, hutan mangrove itu kini telah menjadi jujukan wisatawan asing maupun domestik. Mereka menyewa perahu nelayan setempat sehingga bisa meningkatkan pendapatan warga sekitar yang mayoritas nelayan.

Kasi Pemantauan dan Pemulihan Lingkungan Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Demak, Sulhan mengatakan, sejak ditanam beberapa tahun lalu secara bertahap, kini hutan bakau banyak yang hidup dan berkembang dengan baik. Menurutnya, pada 1999, ada sekitar 300 ribu mangrove. Dalam perkembangannya, pada 2014 sudah ada 80 ribu batang mangrove. “70 persen batang mangrove yang ditanam mampu bertahan hidup sampai sekarang,”katanya, kemarin.

Dia mengatakan, daerah yang mangrovenya tumbuh lebat akan dibuat sebagai wilayah konservasi mangrove. Sejak terbitnya Peraturan tentang tata ruang dan wilayah (RTRW) pada 2011 sudah ditetapkan, bahwa daerah sepanjang pantai antara Sayung hingga Wedung menjadi hutan lindung mangrove. Karena itu, KLH Pemkab Demak terus berupaya menjaga kelestarian lingkungan hutan mangrove yang sudah berkembang lebat tersebut. “Kita berupaya bekerjasama dengan masyarakat setempat termasuk membuat peraturan desa (perdes) tentang pengelolaan lingkungan mangrove yang ada didaerah masing-masing,” imbuhnya.

Tidak hanya mangrove, namun juga soal ekosistem sekitar mangrove termasuk keberadaan burung kuntul yang banyak beterbangan dan beranak pinak di hutan mangrove tersebut. Burung-burung itu tidak boleh diganggu dan tembak. Ini sesuai dengan UU Nomor 5 Tahun 1990 ntentang keanekaragaman hayati ekosistem. Selain itu, ada pula Perda Nomor 8 Tahun 2005 tentang hutan lindung. “Jadi, sepanjang sempadan pantai Demak telah dilindungi UU dan Perda,” tambahnya.

Hanya saja, kawasan yang menjadi pilot project baru difokuskan di Desa Bedono, Kecamatan Sayung. Bahkan, di Desa Bedono ini, hutan mangrove yang mengarah ke wisata religi makam Syech Mudazkir telah dibuat jalan atau tracking untuk wisatawan agar bisa melihat dalam kawasan hutan mangrove tersebut.

“Kini, sudah banyak wisatawan yang berkunjung ke hutan mangrove ini. Mereka biasanya sewa perahu ke nelayan. Hasilnya lumayan bisa mengantongi Rp 600 ribu sekali sewa perahu. Upaya ini semua untuk mendukung terwujudnya ekowisata,”katanya. (hib/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -