Anggaran Belum Cair, Panwaslu Utang

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – DPRD Jateng mendesak Desk Pilkada Pemprov Jateng turun tangan menyikapi belum cairnya anggaran untuk Panwaslu yang bakal menggelar pilkada Desember mendatang. Sebab, dari 21 daerah, semua anggaran belum cair dan enam di antaranya bahkan kepala daerahnya belum menandatangani nota perjanjian hibah daerah (NPHD). Padahal, anggaran ini sangat penting karena Panwaslu sudah mulai bertugas.

Ironisnya sejumlah Panwaslu di daerah bahkan sudah berutang demi menutup anggaran yang belum cair. Besarannya pun bervasirasi mulai dari Rp 10 juta sampai 20 juta untuk membiayai kegiatan Panwaslu. ”Desk Pilkada Pemprov harus segera menyelesaikan persoalan itu. Ini serius, karena anggaran sangat penting untuk menjaga kualitas pilkada,” kata Sekretaris Komisi A DPRD Jateng, Ali Mansur HD, kemarin.

Dia menambahkan jangan sampai belum cairnya anggaran membuat kinerja Panwaslu tersendat. Ia juga menyorot Panwaslu yang mengeluarkan anggaran sendiri untuk menutup kegiatan. Meski niatannya baik, jika tidak sesuai prosedur dikhawatirkan justru menjadi masalah di kemudian hari. ”Niatnya bagus, tapi jika tidak sesuai prosedur itu masalah. Takutnya malah justru menjadi bumerang,” imbuhnya.

Dewan meminta agar Desk Pilkada Pemprov Jateng memberi sanksi kepala daerah yang tidak perhatian dengan Panwaslu. Sebab, diakui atau tidak keberadaan Panwaslu sangat dibutuhkan agar bisa tercipta pilkada yang adil, jujur dan berkualitas. ”Mana mungkin bisa mewujudkan pilkada yang baik, manakala kebutuhan dasar tidak terpenuhi. Jadi harus segera diselesaikan masalah anggaran ini,” tambahnya.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Humas Bawaslu Jateng Teguh Purnomo mengatakan, sampai saat ini anggaran Panwas di 21 daerah semuanya belum cair. Bahkan enam kabupaten/kota di antaranya belum menandatangani NPHD. Yakni Purworejo, Kota Magelang, Rembang, Grobogan, Purbalingga serta Surakarta. ”Kami berharap bupati dan wali kota memprioritaskan proses pendanaan dan fasilitasi panwas. Karena ini bisa memengaruhi kualitas pilkada di daerah yang bersangkutan,” katanya.

Pemerintah daerah diminta memperhatikan kebutuhan kesekretariatan Panwaslu, baik gedung kantor yang representatif dan staf sekretariat. Karena tupoksi Panwaslu yang cukup besar. Selain menangani masalah pidana, administratif, etika, juga sengketa antar peserta dan sengketa peserta dengan penyelenggara pilkada (KPU kabupaten/kota), sehingga cukup signifikan dan perlu perhatian khusus. ”Bawaslu memerintahkan Panwaslu tetap tegas dan progresif, tanpa terpengaruh banyak dan sedikitnya pembiayaan yang diberikan pemda,” tambahnya. (fth/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -