Closing Party, Hadirkan Silent Disco

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

UNIK : Suasana Babyface Club and Karoke terlihat sepi, lantaran pengunjung yang datang menikmati musik menggunakan headphone. (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
UNIK : Suasana Babyface Club and Karoke terlihat sepi, lantaran pengunjung yang datang menikmati musik menggunakan headphone. (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG-Rangkaian acara Closing Party atau pesta penutupan tempat hiburan sebelum datangnya Ramadan, di Babyface Club and Karaoke diakhiri dengan menampilkan hiburan yang unik dan menarik bertajuk Silent Disco pada Sabtu malam (13/6) kemarin.

Sebelumnya, pada Rabu (10/6) dan Jumat (12/6), manajemen Babyface Club and Karaoke mengusung tema Fusion Dance dengan menghadirkan DJ Winky Wiryawan dan Patricia Schuldt. Ini adalah hal yang berbeda sekaligus unik, karena suasana hingar bingar musik tak terdengar. Lantaran para pengunjung menggunakan headphone.

Olahan musik dari DJ di antaranya Terselubung, Nicky Haruko, Rahma, dan Boim Ghetto. Suaranya tidak keluar dari soundsystem, melainkan langusng menuju headphone masing-masing. “‪Pengunjung dapat menikmati kualitas sound yang dahsyat dengan langsung mendengarkan musik–musik pilihannya sendiri melalui wireless headphone atau mengikuti irama musik yang diramu para DJ,” kata Marketing Promotion Babyface Club and Karaoke, Obin Robin.

Cara kerja headphone sendiri, tuturnya, dengan menggunakan FM-Transmitter yang sinyalnya langsung diterima oleh pengunjung. “Ada dua DJ sekaligus yang meracik musik. Pengunjung bisa memilih channel yang mereka sukai langsung dari headphone yang diberikan,” timpalnya.
Salah satu pengunjung, Ellya Kusuma mengaku walaupun sangat unik, dirinya sempat canggung untuk menikmati musik dengan menggunakan headphone. “Awalnya sih canggung, tapi setelah beberapa menit ternyata asyik dan cukup unik. Kami juga tidak bisa mendengar teriakan para pengunjung lain,” ujarnya. (den/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -