Mbak Ita Dukung Kompetisi Sepak Bola

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

CINTA SEPAK BOLA: Bakal calon wakil wali kota Semarang Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu berfoto bersama klub sepak bola Persisac Semarang dan Puslat Bina Taruna, Tambakromo, Pati sebelum babak final Piala Aditya Indocement III 2015. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
CINTA SEPAK BOLA: Bakal calon wakil wali kota Semarang Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu berfoto bersama klub sepak bola Persisac Semarang dan Puslat Bina Taruna, Tambakromo, Pati sebelum babak final Piala Aditya Indocement III 2015. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Prestasi sepak bola tidak bisa didapat begitu saja, namun harus dibangun sedikit demi sedikit melalui pelaksanaan kompetisi yang rutin. Dengan pelaksanaan kompetisi secara rutin dan berkesinambungan, diharapkan mampu menjaring bibit-bibit pesepak bola sejak dini.

Hal tersebut dikatakan bakal calon wakil wali kota Semarang Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu saat menyaksikan Turnamen Sepak Bola Piala Aditya Indocement III 2015. Kompetisi tersebut digelar di lapangan Citarum, Semarang, Minggu (14/6) setelah 7 (tujuh) tahun vakum diselenggarakan.

Menurut Mbak Ita, panggilan akrab Hevearita, kompetisi serupa harus dilaksanakan secara berkelanjutan. ”Apalagi saat ini sepak bola di Indonesia sedang stagnan, maka harapannya dari turnamen ini bisa mendapatkan bibit-bibit atlet sepak bola yang diharapkan bisa matang dan tumbuh ke jenjang kompetisi profesional serta dapat mengharumkan nama bangsa dan negara,” ujar Ketua Yayasan Semarang Waras Sejahtera (SWS) tersebut.

Ketua Panitia Piala Aditya Indocement III 2015, Suwarsono mengatakan turnamen tersebut diikuti 6 klub. Yaitu 4 klub dari Kota Semarang dan masing-masing 1 klub dari Pati dan Jepara. ”Yang ikut dalam turnamen ini adalah para pemain usia 17 tahun. Turnamen menyediakan hadiah jutaan rupiah bagi klub pemenang dan pemain terbaik,” ungkapnya.

Klub sepak bola Persisac Semarang akhirnya menjadi juara 1 turnamen tersebut. Juara 2 ditempati Puslat Bina Taruna, Tambakromo, Pati dan juara 3 bersama diraih Akademi 18, Jepara serta Adisase, Semarang. (ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -