Bulan Ini Pasar Elektronik Naik

396
FINISHING : Sejumlah pekerja tampak menyelesaikan proses finishing toko baru Atlantla Elektronik yang berada di ruko Ngaliyan Square. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
FINISHING : Sejumlah pekerja tampak menyelesaikan proses finishing toko baru Atlantla Elektronik yang berada di ruko Ngaliyan Square. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Lesunya pasar elekronik pada triwulan pertama tahun 2015 dipengaruhi beberapa faktor. Diantaranya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), kebutuhan pokok dan masih banyak lagi.

Namun pada triwulan kedua atau bulan Juni, pasar elektronik diprediksi kembali membaik dan mengalami kenaikan sebesar 15 persen. Khususnya untuk produk-produk low end. “Triwulan pertama sepi khusus produk low end karena adanya kenaikan kebutuhan pokok, namun pada kwartal kedua ini diprediksi mengalami kenaikan,” kata Santoso Kurniadi, owner Atlanta Elektronik saat mengenalkan cabang baru di Ngaliyan Square kemarin.

Walaupun begitu, pada triwulan pertama kemarin, untuk pasar elektronik jenis premium malah mengalami kenaikan dengan barang-barang yang paling diburu seperti TV LED, AC, mesin cuci dan kulkas. Sedangkan pada Juni tahun lalu tercatat sebanyak 40 ribu mesin cuci bisa terjual, hal yang sama pun ditargetkan pada Juni tahun ini. “Lebaran nanti pasar elektronik akan kembali cerah, terutama produk mesin cuci,” timpalnya.

Terkait pembukaan toko baru yang berada di Ngaliyan, dirinya mengaku menyasar yang ada di pinggiran Kota Semarang seperti Kaliwungu, Boja, Kendal dan sekitarnya. Ia optimistis dengan dibukanya toko baru pada 3 Juli nanti akan diburu oleh masyarakat. “Pangsa pasarnya sangat besar untuk low end maupun premium, apalagi Ngaliyan adalah tempat yang strategis karena banyak perumahan dan pusat bisnis,” ujarnya.

Terpisah, Store Manager Atlanta Elektronik, Janiwati mengatakan akan menggenjot penjualan dengan menghadirkan serangkaian promo diantaranya buka puasa bersama, cashback, dan promosi khusus untuk produk LED, TV, dan Kulkas untuk semua produk. ” Target transaksi jelas setinggi-tingginya,” katanya.

Sementara itu, Tony Suhartono Branch Manager LG Electronics Semarang, mengaku jika triwulan pertama memang penjualan hampir semua jenis produk elektronik turun hingga 40 persen. “Kuartal pertama yang turun AC, lemari es, turun sampai 40 persen, tapi masih terbantu penjualan terbantu mesin cuci yang masih cukup stabil,” katanya.

Menurut dirinya, pada triwulan ini penjualan akan mulai membaik apalagi jelang dan sesudah Lebaran.” Kenaikan sudah terlihat Mei kemarin, prediksinya akan terus naik,” tambahnya. (den/ric)