Jelang Puasa, Harga Beras Naik

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PERMINTAAN TINGGI : Para pedagang beras di Pasar Batang dan beberapa pasar tradisional lainnya mulai menaikkan harga beras menjelang datangnya bulan Ramadan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERMINTAAN TINGGI : Para pedagang beras di Pasar Batang dan beberapa pasar tradisional lainnya mulai menaikkan harga beras menjelang datangnya bulan Ramadan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG–Menjelang puasa Ramadan 1436 Hijriyah, harga beras di beberapa pasar tradisional yang ada di Kabupaten Batang, mengalami kenaikan hingga Rp 1500 per kilogramnya dari harga semula. Di antaranya, di Pasar Limpung, Pasar Bandar dan Pasar Batang.

Seperti harga beras IR 64 yang semula masih bertahan dengan harga Rp 7200 per kilogramnya, kini sudah mengalami 3 kali ganti harga. Hingga Selasa siang (16/6) kemarin, harga beras IR 64 sudah menembus Rp 8700 per kilogramnya. Bahkan harga beras jenis C4 kualitas super, sudah dihargai Rp 10.500 per kilogramnya, dari semula Rp 8600 per kilogramnya.

Taryuti, 42, pedagang sembako di Pasar Limpung ini mengungkapkan bahwa naiknya harga beras, lebih disebabkan karena harga di tingkat pengepul sudah mengalami kenaikan. “Tingginya permintaan serta adanya ongkos tambahan untuk transportasi, juga menjadi salah satu sebab kenaikan harga beras tersebut,” kata warga Desa Lebo, Kecamatan Gringsing ini.

Ditambahkan Misriyah, harga dari pasar sudah naik antara Rp 1000 hingga Rp 1500 per kilogramnya. “Alasannya transportasi naik karena banyak jalan yang diperbaiki. Karena itulah, terpaksa saya juga ikut menaikkan harga,” ungkap Misriyah.

Hal senada dikatakan, Hj Nariyah, warga Kelurahan Proyonanggan, Kecamatan Batang. Pedagang beras di Pasar Batang ini mengungkapkan bahwa naiknya harga beras ini, lebih karena memasuki bulan Ramadan, permintaan tinggi. Sedangkan stok di sentra beras berkurangnya karena keterlambatan pengiriman dari pihak distributor.

“Biasanya pasokan beras didatangkan dari daerah Boyolali, Demak dan Delanggu Klaten. Namun dua minggu terakhir terlambat kirim. Khususnya untuk beras jenis pandan wangi, petruk dan rojo lele,” jelas Hj Nariyah.

Pengurus Asosiasi Pedagang Pasar Batang, Abdullah, menandaskan bahwa kenaikan harga beras menjelang Ramadan merupakan permainan para pengepul beras untuk mengambil keuntungan di bulan Ramadan.

Menurutnya, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM, harus segera melakukan operasi pasar, sebelum para pengepul mempermainkan harga beras. “Kami berharap agar Deprindagkop Batang, segera melakukan operasi pasar khusus beras, agar para pengepul tidak serta merta menaikkan harga. Padahal baru sebulan lalu panen raya. Jadi sangat tidak wajar, jika beras naik tiga kali dalam seminggu,” tandas Abdullah.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM, Kabupaten Batang, Jamal Abdul Naser menegaskan, bahwa pihaknya terus memantau harga sembako di pasar, termasuk kenaikan harga beras. “Kenaikan harga beras masih wajar, namun dinilai perlu ada operasi pasar, kami akan melakukan segera. Karena beras merupakan bahan pokok, terlebih menjelang datangnya bulan Ramadan seperti ini,” tegas Jamal. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -