Mahasiswa STIQ Demo Kampus

620
DEMONSTRASI: Sejumlah mahasiswa STIQ Demak saat melakukan aksi unjuk rasa di kampusnya, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DEMONSTRASI: Sejumlah mahasiswa STIQ Demak saat melakukan aksi unjuk rasa di kampusnya, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Sejumlah mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Alquran (STIQ) Demak yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa (FKM) melakukan aksi unjukrasa di halaman kampusnya di Desa Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam. Dalam aksinya, mereka menuntut pihak pimpinan STIQ mengganti posisi Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan.

Korlap aksi, Kabul Doniyanto mengungkapkan, jika tuntutan mahasiswa tidak dikabulkan, maka mereka akan melakukan demo secara periodik hingga tuntutan dikabulkan. “Kami sangat menyayangkan karena adanya sikap yang cukup arogan,” katanya dalam pers rilis FKM, kemarin.
Ia menambahkan, mahasiswa kecewa atas kebijakan yang sepihak sehingga berdampak mematikan kreativitas dan proses demokrasi kepemimpinan organisasi kampus. “Kita prihatin atas pendidik yang tidak profesional yang sering membunuh karakter mahasiswa ketika mengajar,” imbuhnya.

Dalam aksinya, mahasiswa membentangkan beberapa tulisan, yang antara lain berbunyi; jangan kotori kampusku dengan sikap aroganmu. Ketua STIQ, H Niam Ansori mengatakan, protes mahasiswa tersebut hanya persoalan misinformasi saja sehingga ditanggapi oleh mahasiswa dengan persepsi yang berbeda. Kendati demikian, pihaknya akan menyelesaikan persoalan tersebut setelah hari raya Idul Fitri mendatang. “Nanti usai Idul Fitri kita adakan rapat anggota senat. Kita rumuskan bersama melalui mekanisme yang ada,” katanya. Dia mengatakan, masalah tersebut hanya terkait dengan pemilihan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan hanya terjadi miskomunikasi. (hib/fth)