Polres Aktifkan Polisi Pariwisata

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MEJENG BARENG : Unit pengamanan objek vital atau polisi pariwisata saat melakukan pengamanan duta wisata di Gedongsongo Kabupaten Semarang beberapa waktu lalu. (IST)
MEJENG BARENG : Unit pengamanan objek vital atau polisi pariwisata saat melakukan pengamanan duta wisata di Gedongsongo Kabupaten Semarang beberapa waktu lalu. (IST)

UNGARAN-Kepolisian Resor Semarang kembali memfungsikan Unit Pengamanan Objek Vital (Obvit) atau Polisi Pariwisata yang bertugas mengamankan tempat-tempat penting termasuk objek wisata di Ambarawa, Kopeng maupun Bandungan. Setelah beberapa tahun dinonaktifkan karena kekurangan personel.

“Kami sempat off, karena personelnya sangat terbatas. Namun sekarang sudah ada beberapa personel baru, totalnya ada 11 orang. Jadi kami aktifkan kembali di bawah kendali Satuan Sabhara, sebelum ada Kanit Obvit,” jelas Kapolres Semarang, AKBP Latif Usman.

Menurutnya, seragam polisi di Unit Obvit sedikit berbeda dengan seragam polisi pada umumnya. Yakni, mengenakan seragam berlengan panjang warna coklat tua khas polisi. Namun di bagian penutup saku dan ujung lengan dikombinasikan dengan kain warna merah hati. Penampilan mereka semakin bergaya, karena dilengkapi dengan dasi warna merah hati.

“Polisi tidak hanya bertugas menegakkan hukum, namun juga menjalankan fungsinya sebagai pelindung, pelayanan dan pengayom masyarakat. Terutama pengamanan dalam bulan Ramadan dan Lebaran ini,” katanya.

Dengan hadirnya Polisi Pariwisata, imbuhnya, diharapkan menambah kenyamanan masyarakat terutama wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Semarang. “Mengamankan objek vital bukan berarti tempat tersebut berpotensi bahaya. Unit Obvit juga bertugas memandu dan melayani masyarakat yang hendak menanyakan atau membutuhkan sesuatu di objek wisata tersebut. Paling tidak wisatawan merasa nyaman ketika ada polisi yang berjaga,” tambah Kapolres. (yet/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -