Robot Pemadam Api Unissula Wakili Indonesia di Amerika

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KREATIF: Tim robotik Unissula yang akan mewakili Indonesia di kontes robot di Amerika, kemarin. (FOTO: EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KREATIF: Tim robotik Unissula yang akan mewakili Indonesia di kontes robot di Amerika, kemarin. (FOTO: EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Tim robotik Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang yang terdiri dari Faizal Aminuddin Aziz, Ahmad Zuhri, La Ode Muhammad Idris dari Fakultas Teknologi Industri berhasil menjadi juara pertama kategori robot pemadam api (KRPAI) pada event kontes robot Indonesia (KRI) 2015 yang di gelar di Universitas Muhammadiyah Jogjakarta, (14/6).

EKO WAHYU BUDIYANTO

SELAIN meraih gelar juara, tim robotic Unissula juga merebut penghargaan untuk kategori desain robot KRPAI terbaik. Keberhasilan itu mengantarkan tim menjadi wakil resmi Indonesia pada kontes serupa di tingkat Internasional yang digelar di Hartford, Connecticut, Amerika Serikat pada 2016.

”Rasanya luar biasa, Beater 2.3 robot kami mampu menjadi juara pertama. Keberhasilan ini juga yang membuat tim kami jadi wakil Indonesia pada Trinity Collage Fire Fighting Internasional Robot Contest, di Amerika Serikat nanti,” ujar Faizal Aminudin, Rabu (17/6).

Pada pelaksanaan KRI di Jogjakarta itu, kata dia, timnya berhasil menyisihkan 24 tim lainnya dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia yang sudah lolos pada seleksi regional masing-masing. ”Keberhasilan ini merupakan capaian tertinggi dari tim Unissula yang sudah bertahun-tahun berkiprah pada kontes robot. Tahun sebelumnya tim Unissula juga pernah menjuarai KRI regional tingkat Jateng-DIJ, namun pada kategori yang berbeda,” tuturnya.

Ahmad Zuhri menambahkan, ketika mengikuti KRI tingkat nasional di Jogjakarta, harus melalui perjuangan keras. Tim itu harus menghadapi tim-tim kuat seperti tim dari Universitas Gajah Mada dan Universitas Brawijaya Malang.

”Pada babak perdelapan final, tim kami mampu mengungguli tim dari Unnes hingga akhirnya kami bisa maju di perempat final. Di babak tersebut Beater kembali mampu mengalahkan tim dari Universitas Brawijaya yang sebelumnya bertemu pada babak penyisihan group. Di semifinal tim kami berhasil mengungguli Universitas Sanata Dharma Jogjakarta, dan di final mengalahkan robot Effiro dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dengan skor absolut 24,5 berbanding -05,” katanya.

Sementara itu, Rektor Anis Malik Thoha mengaku bangga dengan prestasi yang diperoleh para mahasiswanya melalui tim robotik yang bertanding di KRI. Keberhasilan tersebut mampu mematahkan tradisi juara robot yang selalu dipegang oleh dominasi politeknik dan universitas negeri.

”Kebahagiaan ini bukan hanya milik Unissula, tetapi juga universitas lainnya di Jawa Tengah dan DIJ secara keseluruhan. Karena Unissula sebagai salah satu wakil regional III Jawa Tengah dan DIJ bisa menjadi juara I dan ke depannya mewakili Indonesia di level internasional di Amerika,” ungkapnya.

Terpisah, Dekan Fakultas Teknologi Industri Sri Artini berharap, pada level internasional tahun depan, timnya mampu membawa harum nama Indonesia pada kontes robot pemadam api yang akan digelar di negeri Paman Sam tersebut. (*/zal/ce1)

Berita sebelumyaOPERASI PEKAT
Berita berikutnyaKopertis Cek Setiap Wisudawan
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -