34 Negara Pantau Website PPD Online

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BALAI KOTA – Dewan bersama Dinas Pendidikan Kota Semarang semakin memantapkan persiapan jelang Penerimaan Peserta Didik (PPD) online tahun pelajaran 2015-2016. Pendaftaran yang dimulai 20-27 Juni ini diharapkan lebih baik dari tahun sebelumnya.

Pada rapat persiapan akhir jelang PPD online di ruang Komisi B DPRD Kota Semarang, Kamis (18/6), dewan mengundang langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang bersama rekanannya, Dinus Tech, untuk menjajal website dan melaporkan perkembangan persiapan PPD online.

”Kami benar-benar mengingatkan soal gangguan hacker karena web PPD online Semarang ternyata ada 34 negara yang memantau. Bahkan salah satunya negara Israel, justru mengingatkan adanya satu celah yang bisa dimasuki hacker yang tentu saja menjadi masukan yang positif,” ungkap Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo, usai rapat kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Pihaknya juga menyampaikan, sejak diuji coba pada 14 Juni lalu, pengunjung website PPD online sudah menyebar dari berbagai daerah. Khusus dari Kota Semarang. Pengunjung website tersebut telah mencapai sekitar 43 persen. ”Ternyata sudah diuji coba. Kami harap tidak ada gangguan dan bisa diantisipasi dari pihak pengelola website,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin, menyatakan, berdasarkan pantauan di sekolah-sekolah, sistem PPD sudah terpantau siap. Pihak sekolah juga sudah mengantisipasi dengan menempelkan persyaratan dan aturan tata cara PPD online di masing-masing sekolah. Ini untuk mengantisipasi apabila masyarakat tidak mengetahui tata cara PPD online.

”Kami pantau, sekolah sudah siap. Semua kendala sudah diantisipasi. Secara umum, kita sudah siap menyelenggarakan PPD online,” ujarnya. (mha/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -