BPJSK Genjot Sektor Informal

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TALKSHOW: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jateng dan DIJ Cotta Sembiring memberikan informasi mengenai hak pekerja untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial. (ENY SUSILOWATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TALKSHOW: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jateng dan DIJ Cotta Sembiring memberikan informasi mengenai hak pekerja untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial. (ENY SUSILOWATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kembali memberi perhatian kepada para pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU). Hal tersebut seperti yang terlihat di halaman Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jateng di Jalan Pahlawan, Semarang beberapa waktu lalu. Di mana sebanyak 500 loper koran secara simbolis mendapatkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran gratis selama 3 bulan.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jateng dan DI Jogjakarta, Cotta Sembiring, mengungkapkan, pekerja BPU dapat memperoleh layanan dua program, yakni Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Program Jaminan Kematian (JK). Iuran program ini sangat terjangkau. Sebagai contoh di Kota Semarang, dengan iuran sebesar Rp 20.800 per bulan atau Rp 693 per hari, pekerja BPU akan memperoleh manfaat program JKK dan JK.
“Khusus untuk program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Program Pensiun (JP) dapat diikuti pekerja BPU secara sukarela per 1 Juli nanti,” terang Cotta.

Selain itu, kata dia, per 1 Juli 2015 nanti, melalui peraturan pemerintah yang akan disahkan, ketika pekerja BPU mengalami kecelakaan kerja, akan mendapatkan manfaat program JKK berupa pengobatan sampai sembuh tanpa batasan biaya.

“Sedangkan bila pekerja BPU meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja, maka ahli warisnya akan mendapatkan manfaat program JK sebesar Rp 24 juta ditambah beasiswa pendidikan anak sebesar Rp 12 juta, jika masa kepesertaan mencapai 5 tahun,” jelasnya.

Ditambahkan, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada para pekerja BPU akan dilengkapi oleh kemudahan akses dengan memanfaatkan kemajuan teknologi saat ini. “BPJS Ketenagakerjaan menawarkan fasilitas pendaftaran dan pembayaran iuran secara online agar memudahkan pekerja BPU untuk dilindungi program BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Dikatakan, proses pendaftaran dan pembayaran bagi pekerja BPU sangat mudah dan tersebar dengan diberikannya akses online dan melalui mitra kerjasama perbankan maupun non bank. Melalui kanal-kanal seperti Kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan, e-Kios BPJS Ketenagakerjaan, website resmi BPJS Ketenagakerjaan, bank kerjasama dan mitra kerjasama lainnya.
“Untuk perbankan dapat dilakukan melalui kantor cabang/kantor cabang pembantu/kantor kas maupun ATM BRI, BNI, Bank Mandiri serta Bank Bukopin,” paparnya.

Sedangkan pembayaran iuran peserta BPU dapat dilakukan secara bulanan ataupun secara periodikal sesuai dengan kemampuan. Untuk pembayaran iuran secara periodikal, jelas dia, peserta BPU dapat memilih periode 3 bulanan, 6 bulanan hingga 12 bulanan. Persyaratan pendaftarannya pun sangat mudah. Yakni, peserta mendaftarkan diri cukup dengan menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP elektronik serta nomor telepon seluler yang mudah dihubungi.

“Perlindungan bagi pekerja BPU dengan biaya yang sangat terjangkau serta pengembangan fasilitas aksesnya, merupakan salah satu komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam menyongsong BPJS Ketenagakerjaan beroperasi penuh pada 1 Juli 2015, untuk menjadi Jembatan Menuju Kesejahteraan Pekerja Indonesia” pungkasnya.(eny/aro)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -