Mualifah Akhirnya Meninggal

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SALATIGA – Siti Mualifah, atlet takraw yang diketahui mengidap tumor akhirnya meninggal dunia, Jumat (19/6) sekitar pukul 11.45 di ruang ICU RSUD Kota Salatiga. Siti meninggal di RSUD Salatiga, setelah kondisinya drop saat dirawat di rumah kakeknya.

Direktur RSUD dr Agus Sunaryo melalui humas Yuniarti menjelaskan, jika Siti Mualifah masuk ke RSUD, Kamis (18/6) sekitar pukul 22.00. “Kondisinya menurun dan kemudian pagi harinya dirawat di ICU hingga meninggal siang harinya,” terang Yuniarti.

Sekitar pukul 13.00, jenazah dibawa pulang keluarganya untuk dimakamkam. Sebelumnya, tim dokter RSUD Kota Salatiga menemukan tumor yang berada di belakang hidung Siti Mualifah, atlet takraw yang menderita sakit selama 8 bulan terakhir. Temuan itu diketahui setelah Siti Mualifah berhasil dibujuk untuk dirawat di RSUD.

“Kita telah melakukan scan dan akhirnya menemukan adanya massa (benjolan) di belakang hidung. Namun hasil pastinya akan diperoleh malam ini dan besok (hari ini, Red) akan dibahas oleh tim medis guna menentukan langkah selanjutnya,” terang dr Agus Sunaryo melalui telepon pribadinya.

Namun saat akan dirujuk ke RSUP dr Kariadi untuk penanganan lanjutan, Siti Mualifah menolaknya. Dan akhirnya dirawat di rumah. Tim dokter hanya memulihkan mental dan kondisi fisiknya agar stabil.

Kasus ini mencuat setelah Wali Kota Salatiga Yuliyanto responsif dengan kabar di Jawa Pos Radar Semarang tentang kondisi salah satu siswi berprestasi Siti Mualifah, siswi kelas XI SMKN 3 Salatiga yang terbaring lemah selama 8 bulan di rumah kakeknya di Kalilondo, Sidorejo Kidul, Tingkir, Salatiga.

Yuliyanto sempat membujuk Siti Mualifah, namun kala itu belum mau dibawa ke RSUD. Siti Mualifah adalah atlet sepak takraw Kota Salatiga sejak SD. Prestasi yang diraih antara lain juara III Popda Provinsi Jateng, juara III se-eks Karesidenan Semarang, bahkan pernah ikut kontes cheerleader tingkat nasional.

Siti Mualifah tinggal berdua bersama kakeknya, Rohmad. Sementara ibunya, Rohmiyati, meninggalkan Indonesia dan kini memiliki keluarga di Malaysia. Ibunya disebutkan mengalami kesulitan untuk ke Indonesia, karena regulasi terkait keimigrasian di negara jiran tersebut.(sas/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -