PKB – PDIP Koalisi, Belum Sebutkan Calon

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

RESMI KOALISI : DPC PKB dan DPC PDIP Kota Pekalongan saat melakukan penandatanganan kesepakatan koalisi dalam pilkada kemarin. (Hanafi/jawa pos radar semarang)
RESMI KOALISI : DPC PKB dan DPC PDIP Kota Pekalongan saat melakukan penandatanganan kesepakatan koalisi dalam pilkada kemarin. (Hanafi/jawa pos radar semarang)

PEKALONGAN – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Pekalongan resmi berkoalisi dalam Pilkada 2015 ini. Penandantangan koalisi digelar di RM Selaras pada, Kamis (18/6) petang.

Ketua DPC PKB Kota Pekalongan, Jecky Zam Zami menegaskan dalam Pilkada Kota Pekalongan mereka sepakat untuk koalisi dengan DPC PDIP Kota Pekalongan. Ditambahlan Jecky, kedua belah pihak juga menegaskan tidak main-main untuk memenangkan cawalkot dan cawawalkot Pekalongan. “Terlebih ini disepakati di Bulan ramadan, semoga mendapat keberkahan,” ucapnya.

Terkait calon yang akan diusung, dirinya belum mau menyebutkan siapa. Namun pihaknya menegaskan bahwa calon harus loyal dan komit pada partai yang mengusungnya.

“Calon harus loyal, agar visi dan misi masyarakat teralisasi. Untuk itu harga mati, calon harus jadi,” tambahnya.
Terkait calon pihaknya masih terbuka dengan partai lain. Tapi siapa yang dipilih belum berani menjawab, karena bukan wewenangnya. “Penentuan calon, bukan wewenang kami. Tapi siapa-siapanya, komunikasi akan jalan terus,” tandasnya.

Ketua DPC PDIP Kota Pekalongan Titik Restuningsih membenarkan dan sangat setuju dengan perkataan Jecky. “Pada dasarnya kita satu jalan, sudah ditunggu-tunggu. Bagaimanapun PDIP harus buat koalisi ini kalau ingin memiliki calon dalam pilkada,” terangnya. “Mudah-mudahan kami dapat Walkot yang bermanfaat bagi masyarakat Kota Pekalongan,” imbuhnya.

Dengan adanya koalisi tersebut, kini kedua partai sudah memiliki 7 kursi. Yang mana PDIP memiliki 4 dan PKB 3, sehingga sudah bisa mengajukan cawalkot dan cawawalkot.

Dalam aturan KPU, partai atau gabungan partai yang ingin mengajukan calon wali kota dan wakil wali kota harus memenuhi syarat 20 persen kursi DPRD atau minimal 6 kursi. Bisa juga partai atau partai gabungan yang memenuhi syarat 25 persen suara sah Pemilu DPRD Kota Pekalongan 2014 atau minimal 41.282 suara sah. (han/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -