Tidak Kurangi Hak Tagih Pemkab

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MANGKIR: Sejumlah anggota DPRD Demak banyak yang tidak datang dalam rapat paripurna, sehingga banyak kursi yang kosong. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MANGKIR: Sejumlah anggota DPRD Demak banyak yang tidak datang dalam rapat paripurna, sehingga banyak kursi yang kosong. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Penyisihan piutang sebesar Rp 10,4 miliar dinilai tidak akan mengurangi hak tagih pemerintah terhadap wajib pajak dan retribusi. Karena itu, hal tersebut bukanlah dinamakan pemutihan piutang. Sebaliknya, penyisihan piutang dilakukan guna memperhitungkan seberapa besar kemungkinan piutang tersebut tidak dapat tertagih.

Wabup Demak, Harwanto mengatakan, perhitungan penyisihan piutang tersebut telah berdasarkan PP Nomor 24 Tahun 2005 tentang standar akuntansi pemerintahan yang ditindaklanjuti dengan Perbup Nomor 25 Tahun 2009 tentang kebijakan akuntasi pemerintah daerah. “Jadi, tetap hak tagih terus dilakukan,” katanya dalam rapat paripurna dengan agenda jawaban bupati atas pemandangan umum fraksi terhadap raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Demak 2014 digedung DPRD, kemarin.

Seperti diketahui, Fraksi PDIP sebelumnya mempertanyakan soal total piutang per 31 Desember 2014 yang ditangani Pemkab nilainya kurang lebih Rp 33,199 miliar. Piutang tersebut dinyatakan belum dirinci berdasarkan kualitasnya, baik piutang lancar, piutang ragu-ragu dan piutang macet.

Karena itu, sesuai dengan Perbup Nomor 26 Tahun 2013 tentang perubahan atas Perbup Nomor 15 Tahun 2009 tersebut, nilai piutang disajikan dalam neraca sebesar nilai rupiah piutang yang belum dilunasi sebesar Rp 33.199.153.961. “Terhadap kemungkinan piutang tidak tertagih, maka dilakukan penyisihan piutang berdasar umur piutang yang telah dirinci dalam catatan atas laporan keuangan,” tambahnya.

Sementara itu, dalam rapat paripurna kemarin, banyak kursi dewan yang kosong melompong. Pada hari kedua puasa Ramadan tersebut, banyak anggota dewan yang tidak hadir dalam rapat paripurna tersebut. (hib/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -