9 Kecelakaan Terjadi Selama Operasi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TILANG : Petugas Satlantas menilang motor yang melanggar lalu lintas pada pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2015. (Pristyono/jawa pos radar semarang)
TILANG : Petugas Satlantas menilang motor yang melanggar lalu lintas pada pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2015. (Pristyono/jawa pos radar semarang)

UNGARAN – Selama digelarnya Operasi Patuh Candi 2015 dalam dua pekan sejak Mei – Juni 2015, sebanyak 9 kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah hukum Polres Semarang. Sementara itu kasus pelanggaran lalu lintas sebanyak 4.707 kasus. Sebanyak 3.684 pelanggaran diantaranya dikenai sanksi tilang dan 1.023 pelanggaran dikenai teguran.

Satlantas Polres Semarang juga melakukan pendidikan masyarakat dengan melibatkan sejumlah sekolah dan perguruan tinggi serta perusahaan. Tujuannya untuk memberikan pengetahuan tentang kelalulintasan sehingga masyarakat lebih disiplin dan tertib di jalan raya. “Jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi sejak 27 Mei hingga 9 Juni 2015 ada sembilan kasus. Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat. Hanya ada 13 orang mengalami luka ringan. Sementara itu kerugian material hanya sebesar Rp 3.250.000,” tutur Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Prayudha Widiatmoko, kemarin.

Sementara itu selama operasi berlangsung, Satlantas Polres Semarang telah memberikan sanksi tilang sebanyak 3.684 pada pelanggar lalu lintas dan sanksi teguran kepada 1.023 pengendara kendaraan bermotor yang melanggar. Sebagian besar pelanggar lalu lintas di Kabupaten Semarang adalah pelajar dan mahasiswa.

“Target tilang selama operasi sebanyak 3.250, sementara hasil operasi yang kena tilang sebanyak 3.684 dan sanksi teguran sebanyak 1.023. Rata-rata pelanggar lalu lintas pelajar dari dalam kota,” imbuh Kasatlantas.

Selain itu menurut Kasat Lantas Polres Semarang juga telah melakukan kegiatan pendidikan masyarakat (Dikmas) sebanyak 36 kali dan kegiatan pengawalan sebanyak 42 kali. Kegiatan Dikmas berupaya pembinaan safety riding dan tentang tertib lalu lintas itu dilaksanakan bekerjasama dengan sejumlah sekolah, perguruan tinggi, serta perusahaan swasta.

“Kami berharap dengan pendidikan masyarakat ini, pengguna jalan lebih disiplin dan mematuhi aturan. Sehingga akan tercipta suasana aman dan nyaman berkendaraan, terutama menjelang mudik lebaran ini,” pungkasnya. (tyo/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -