Galang Petisi Dukung KY

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DUKUNGAN MORAL: Pengunjung car free day (CFD) di Jalan Pahlawan berfoto dengan menunjukkan poster dukungan keterlibatan Komisi Yudisial (KY) dalam seleksi hakim, kemarin. (Joko Susanto/Jawa Pos Radar Semarang)
DUKUNGAN MORAL: Pengunjung car free day (CFD) di Jalan Pahlawan berfoto dengan menunjukkan poster dukungan keterlibatan Komisi Yudisial (KY) dalam seleksi hakim, kemarin. (Joko Susanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Puluhan muda-mudi yang berasal dari Komunitas Pemerhati Korupsi (Kompak) Kota Semarang dan Nebula Universitas Diponegoro (Undip) Semarang mengelar aksi dukungan petisi dengan menggelar kain putih bertuliskan ”Masyarakat Jawa Tengah Dukung Komisi Yudisial Terlibat Seleksi Hakim”. Aksi yang mengusung tema #supportKY itu digelar di Car Free Day (CFD) Jalan Pahlawan Semarang, Minggu (21/6).

Dalam aksi tersebut terlihat 2 orang bermain teatrikal yang memperagakan seperti seorang hakim dan anggota Komisi Yudisial (KY). Masa dari 2 gabungan komunitas dan organisasi tersebut, juga membagikan selebaran atas keprihatinan terhadap KY. Mereka juga mengajak masyarakat di CFD untuk membubuhkan tanda tangan, menuliskan testimoni dukungan moral dan memfoto pengunjung yang tanda tangan memegang hashtag yang sudah disiapkan. Selain itu mereka juga mengajak pengunjung untuk memberikan testimoni singkat untuk diabadikan dalam video.

Koordinator Aksi, Muhammad Kurnia menjelaskan aksi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap KY yang sedang digugat atas kewenangannya ikut serta dalam seleksi hakim. Ia menilai KY sudah sewajarnya memiliki kewajiban untuk turut serta pada seleksi hakim tersebut. ”Gugatan Ikahi (Ikatan Hakim Indonesia) sudah kelewat batas. Ini mencerminkan ketakutan para hakim yang sudah terlalu nyaman dalam proses seleksi hakim,” kata mantan Ketua Umum Nebula tersebut.

Menurutnya, apabila dalam seleksi hakim tidak diawasi oleh lembaga lain, misalnya seperti KY banyak kemasukan anggota hakim yang keluarganya hakim agung bisa meloloskan keluarganya yang mendaftar. Dan parahnya, belum tentu orang tersebut memiliki integritas dan kejujuran yang baik. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya hakim terlibat kasus suap, gratifikasi, hingga narkoba.

”Terlebih bisa jadi ada seorang alumni mahasiswa hukum dari keluarga tak mampu dan memiliki idealisme tinggi ingin menegakkan keadilan tapi karena tidak memiliki jaringan ke dalam, impian dia harus kandas di jalan,” tandasnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Pembina Kompak Kota Semarang, Sigit Siswanto menambahkan dukungan tersebut nantinya akan dikirimkan ke KY, Penghubung KY Jateng dan Mahkamah Agung. Pihaknya juga telah mengajak mahasiswa untuk men-support agar KY bisa mewujudkan peradilan yang bersih. (bj/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -