Ikut Lomba Setiap Minggu, Sudah Koleksi 200 Piala

632
LANGGANAN JUARA: Rita, Gusti Ayu dan Gusti Bagus bersama sang ayah, Gusti Bagus Tantra Wijaya. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LANGGANAN JUARA: Rita, Gusti Ayu dan Gusti Bagus bersama sang ayah, Gusti Bagus Tantra Wijaya. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Tiga kakak adik ini boleh bilang pemburu lomba mewarnai dan menggambar. Hebatnya, ketiganya sudah mengoleksi piala hasil lomba mencapai 200 buah.

M. HARIYANTO

TIGA bocah itu adalah Rita Hawa Mustika,6; Gusti Ayu Marta Dewi Mustika, 5, dan Gusti Bagus Arya Karsana, 4. Ketiganya buah hati pasangan Gusti Bagus Tantra Wijaya dan Bernadete Sri Astuti, warga Perumahan Plamongan Hijau, Plamongansari, Pedurungan.

Sang ayah, Gusti Bagus Tantra Wijaya mengatakan, ketiga anaknya mengikuti lomba mewarnai dan menggambar berawal dari coba-coba. Sebab, saat itu bakat seni yang dimiliki ketiganya belum terlalu menonjol.

Putri sulung Bagus, yakni Rita Hawa Mustika, misalnya. Dia mengikuti lomba mewarnai dan menggambar kali pertama saat masih duduk di bangku taman kanak-kanak (TK) pada 2013. ”Di sekolahnya, kalau pelajaran mewarnai dan menggambar dilihat paling bagus. Akhirnya, oleh gurunya diikutkan setiap lomba mewarnai dan menggambar tingkat Kota Semarang,” ungkap Gusti Bagus Tantra Wijaya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (21/6).

Saat awal mengikuti lomba, kata Bagus, anak pertamanya tersebut hanya mampu meraih juara harapan. Dan itu berlangsung hampir setahun. Menurut pengakuan bapak tiga anak ini, Rita baru mampu mencapai juara III pada sekitar 2014.

”Tadinya, paling juara harapan. Rita baru meraih juara I, II, atau III sejak Desember 2014. Memang persaingan peserta dalam perlombaan yang diikuti sangat ketat,” terangnya.

Setelah putri sulungnya memiliki prestasi dalam mewarnai dan menggambar, Bagus pun memasukkannya ke sanggar seni. Sejak itu, berbagai lomba mewarnai dan menggambar pun kerap diikuti. Hingga kini, Rita yang duduk di bangku SD kelas 1 sudah mengoleksi hampir 100 piala dan sertifikat.

Diakuinya, bakat menggambar dan mewarnai tidak hanya dimiliki Rita. Sang adik, Gusti Ayu Marta Dewi Mustika siswi TK B dan Gusti Bagus Arya Karsana yang masih play group, juga memiliki bakat yang sama. Bahkan, dari ketiga anaknya tersebut, telah diraih hampir 200 piala hasil lomba.

”Kalau masing-masing piala dibagi sesuai prestasi, Rita memiliki 100 lebih, sedang Marta 80 piala, dan si Arya baru 20-an piala. Anak saya nomor dua juga saya ikutkan les menggambar. Sedangkan si bungsu hanya ikut-ikutan saja. Dia masih kecil, sulit untuk diatur agar duduk tenang saat mewarnai dan menggambar,” ucapnya sambil tersenyum.

Dikatakan, ajang perlombaan yang diikuti ketiga anaknya memang masih sebatas Kota Semarang. Meski demikian, prestasi tersebut telah membuatnya bangga. ”Yang terakhir, Rita juara harapan lomba mewarnai tingkat Jateng yang digelar Kantor Bapermades Jateng,” ujar Sri Astuti, sang ibu, sembari mengatakan selain berbakat seni, Rita juga berpestasi dalam akademik. (*/aro/ce1)