Masyarakat Bebas Mengajukan Gugatan ke MK

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SOSIALISASI: Anggota MPR RI Daryatmo Mardiyanto dalam sosialisasi 4 pilar di Pendopo Kabupaten Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SOSIALISASI: Anggota MPR RI Daryatmo Mardiyanto dalam sosialisasi 4 pilar di Pendopo Kabupaten Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Masyarakat sekarang ini dinilai makin kritis dengan banyaknya materi dalam perundang-undangan. Sebab, materi apapun yang dirasa merugikan kehidupan berbangsa dan bernegara dapat dengan leluasa digugat di Mahkamah Konstitusi (MK). Fakta ini seperti yang dilakukan elemen masyarakat yang menggugat tentang UU Sumber Daya Air beberapa waktu lalu.

Dalam UU tersebut, keberadaan air yang mestinya dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat justru berpotensi dikuasai oleh para pengusaha swasta untuk dijual. Akibatnya, warga sekitar sumber air diabaikan dan tidak dapat menikmati air untuk kehidupannya. Dalam perkembangannya, UU itu berhasil dibatalkan MK karena adanya gugatan penolakan materi UU tersebut. “Itu hanya salah satu contoh betapa masyarakat makin sadar dengan keberadaan UU yang diterbitkan pemerintah,” kata anggota DPR/MPR RI asal PDIP, Daryatmo Mardiyanto dalam sosialisasi 4 pilar kebangsaan yang dilakukan di Pendopo Kabupaten Demak, kemarin.

Daryatmo menambahkan, UU yang dibuat pemerintah dan DPR bisa dikritisi masyarakat. Salah satu caranya adalah diuji di MK. Yang menarik ketika UU sumber daya air dibatalkan MK karena UU lebih menguntungkan pengusaha swasta dan mengingkari masyarakat sekitar untuk menikmati air tersebut. “Disinilah kesadaran masyarakat makin meningkat untuk memperjuangkan hak-haknya dalam UU sebagaimana nilai-nilai yang diatur dalam UUD 45 dan Pancasila,” imbuhnya.

Saat ini sebanyak 692 anggota DPR/MPR RI memiliki tugas berkeliling seluruh Indonesia untuk terus mensosialisasikan pilar negara, yaitu UUD 1945, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Hasilnya, masyarakat makin mengetahui kondisi yang sebenarnya dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. “Kami ingin kembalikan memori masyarakat ini terkait perjalanan panjang dalam merajut persatuan, kegotongroyongan dan kemandirian. Karena itu, kita perkuat terus nasionalisme ini dengan sosialisasi 4 pilar tersebut,” tambahnya.

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Pemkab Demak, AN Wahyudi mengatakan, sekarang ini patriotisme makin luntur, termasuk nilai gotong royong yang ada di masyarakat. “Karena itu, kita tingkatkan terus kegotongroyongan tersebut. Dulu, kalau kita mau bangun rumah warga bisa gotong royong bersama. Sekarang, sulit sekali,”katanya. (hib/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -