Terancam Hukuman Seumur Hidup

469
REKONTRUKSI: Ahmad Yulianto alias Bro Jalil mempraktikkan cara membunuh korban PK Rizky Amelia yang diperankan oleh Polwan Polres Kendal. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
REKONTRUKSI: Ahmad Yulianto alias Bro Jalil mempraktikkan cara membunuh korban PK Rizky Amelia yang diperankan oleh Polwan Polres Kendal. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Pelaku pembunuhan seorang (PK) di Lokalisasi Gambilangu (GBL) Kaliwungu, Ahmad Yulianto,23 dijerat dengan pasal berlapis. Selain dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan subsider Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, penyidik Satreskrim Polres Kendal juga menjerat dengan dakwaan lain. Yakni Pasal 365 ayat 3 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kapolres Kendal, AKBP Widi Atmoko melalui Kasatreskrim, Iptu Fiernando Andriansyah mengatakan, tersangka dijerat dengan pasal berlapis. Ancaman pidananya, yakni hukuman mati, atau pidana penjara seumur hidup, atau 20 tahun atau paling sedikit 15 tahun penjara. “Ancaman pidana ini setimpal dengan perbuatan tersangka yang telah merampas nyawa korban dengan berencanca,” katanya, kemarin.

Ia menambahkan, penetapan terasangka Yulianto setelah penyidik menyatakan cukup alat bukti yang diperoleh dari keterangan saksi-saksi dan barang bukti berupa Handphone dan motor korban maupun pengakuan tersangka. “Dari keterangan saksi dan barang bukti semua mengarah pada diri tersangka (Yulianto, Red). Hal itu diperkuat dengan pengakuan dari tersangka yang mengaku telah sengaja merencanakan pembunuhan terhadap korban Rizky Amelia,” imbuhnya.

Tersangka awalnya sempat berbelit-belit dalam memberikan keterangan pada penyidik Polres. Bahkan tersangka mengelak jika dia telah berkencan dengan Amel pada saat kejadian. Tapi penyidik akhirnya menemukan handphone dan motor milik korban. kedua barnag korban tersebut telah dijual tersangka kepada seorang penadah yang akhirnya ditemukan oleh penyidik. Dari tangan penadah, diketahui jika mendapatkan barang dari tersangka Yulianto.

Saat ini, penyidik tinggal melengkapi berkas penyidikan, jika sudah dianggap P21 alias lengkap, maka akan segera dilimpahkan ke penuntutan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendal. “Kami juga sudah melakukan reka ulang kejadian,” tambahnya.

Tersangka Yulianto mengaku telah merencanakan pembunuhan terhadap korban Amelia. “Tujuan saya membunuh, karena untuk mendapatkan motor korban untuk ia jual dan membeli motor yang baru,” katanya.

Sebelum membuhun, ia survey ke lokasi pembunuhan dan sempat membuat janji dengan korban. Agar korban tidak curiga, ia berpura-pura memesan dan mengambil Pil Trihex ditempat yang sepi di Jalan Arteri Kaliwungu. “Disitulah korban saya habisi dengan cara saya jerat lehernya dengan tali sepatu hingga tewas,” imbuhnya.

Amelia diketahui merupakan dara muda yang kesehariannya bekerja sebagai Pemandu Karaoke (PK) di lokalisasi Gambilangu, Kaliwungu. Pada Selasa (2/6) lalu, tubuhnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di sebuah lahan kosonng di Jalan Lingkar Arteri Kaliwungu. Mayatnya ditemukan dalam kondisi setengah telanjang. (bud/fth)