Menikmati Keindahan MAJT Jelang Berbuka

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MENIKMATI: Anak-anak menikmati kolam yang terletak di pelataran MAJT Semarang. Memasuki bulan Ramadan ini, MAJT menjadi salah satu jujukan masyarakat Semarang untuk menanti waktu berbuka puasa. (Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)
MENIKMATI: Anak-anak menikmati kolam yang terletak di pelataran MAJT Semarang. Memasuki bulan Ramadan ini, MAJT menjadi salah satu jujukan masyarakat Semarang untuk menanti waktu berbuka puasa. (Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Bulan Ramadan memang selalu identik dengan tradisi ngabuburit atau menghabiskan waktu sembari menunggu waktu berbuka puasa tiba. Berbagai titik di Kota Semarang menjadi favorit masyarakat untuk menunggu waktu berbuka.

Salah satunya yang tidak ingin dilewatkan adalah waktu senja di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang. Puluhan masyarakat berbondong-bondong menuju MAJT untuk sekadar menunggu waktu berbuka puasa tiba.

”Suasana masjid cukup lengkap. Jadi hampir setiap Ramadan saya selalu menyempatkan diri untuk mampir di MAJT setiap sore, selain hanya ngabuburit saya juga bisa langsung mencicipi takjil di MAJT,” terang Mesti Prameswari, 19, pelajar asal Semarang Tengah.

Selain menghabiskan sore dengan menikmati arsitektur MAJT, masyarakat juga bisa menikmati berbagai macam kuliner di halaman masjid sebagai pilihan menu berbuka puasa yang dijajakan.

Salah satu yang paling diserbu masyarakat untuk menikmati waktu senja adalah menara Al Husna. Pengunjung harus merogoh kocek Rp 7.000 untuk menikmati pemandangan sore Kota Semarang dari ketinggian 99 meter di puncak menara.

Setiap harinya, selama bulan Ramadan, menara 19 lantai tersebut dibuka mulai pukul 06.00 hingga pukul 17.30. Kemudian khusus untuk Jumat ada waktu istirahat berkunjung di menara yaitu mulai pukul 11.30 hingga pukul 13.00.

Selain terdapat teropong pandang di puncak menara, Al Husna sebenarnya memiliki museum peninggalan sejarah Islam yang terdapat di lantai tiga menara tersebut. Namun karena jam kunjung museum hanya hingga pukul 15.00 maka tujuan utama masyarakat adalah teropong pandang di puncak menara Al Husna. (bas/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -