Petasan Meledak, Tangan Kiri Diamputasi

457
APES: Suparman tampak terbaring sakit saat dirawat di RSUD Sunan Kalijaga, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
APES: Suparman tampak terbaring sakit saat dirawat di RSUD Sunan Kalijaga, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Ini bisa menjadi pelajaran berharga, agar jangan sembarangan menyalakan petasan. Jangan sampai mengalami nasib apes seperti Suparman, 58, warga Dukuh Bandengan, RT 3 RW 4, Desa Wedung, Kecamatan Wedung. Gara-gara bermain petasan, tangan kiri korban harus diamputasi karena lukanya cukup parah akibat terkena letusan petasan tersebut. Iapun sekarang terpaksa harus menginap di RSUD Sunan Kalijaga Demak.

Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula ketika korban menyulut petasan jenis sesdor yang sebelumnya dibelikan oleh cucunya, Senin (22/6) sekitar pukul 00.08 kemarin. Awalnya pertama menyulut petasan berlangsung aman dan tidak terjadi apa-apa. Suparman yang sudah tidak muda inipun menikmati menyalakan petasan bak seperti anak muda.

Namun, saat menyulut petasan yang kedua, tiba-tiba petasan yang belum sempat dilempar tersebut ternyata sudah keburu meletus dalam genggaman tangannya. “Saya kaget, tiba-tiba petasan langsung meledak dan mengenai tangan saya,” kata Suparman saat ditemui di Rumah Sakit, kemarin.

Karuan saja, korban yang awalnya gembira itu langsung berteriak kesakitan. Sejumlah warga yang mengetahui kejadian itu sempat panic. Karena luka dibagian tangan sebelah kiri yang cukup parah, oleh warga, korban kemudian dilarikan ke puskesmas terdekat lalu dirujuk ke RSUD Sunan Kalijaga. Ia dirawat di ruang Kenanga.

Istri korban, Surilah, 55, mengatakan, dalam proses perawatan di rumah sakit tersebut belum bisa menggunakan jamkesmas. Karena itu, untuk membiayai perawatan tersebut harus mengalurkan biaya sendiri. Kondisi ini cukup memberatkan karena korban merupakan tulang punggung keluarga. “Saya bingung biaya darimana,”ujar dia didampingi anaknya, Rahim, 36.

Dokter RSUD Sunan Kalijaga, dr Anis menuturkan, luka di tangan Suparman cukup serius akibat terkena ledakan petasan tersebut. Untuk itu, penanganan harus dilakukan dengan cara melakukan operasi bedah karena tangannya hancur. Selain itu, korban mengalami luka bakar di paha. (hib/fth)