Amankan 20 Ribu Jenis Petasan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SITA PETASAN: Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo (tengah) didampingi Kasubag Humas AKP Zamroni menunjukkan barang bukti petasan hasil operasi di Desa Bungo, Kecamatan Wedung, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SITA PETASAN: Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo (tengah) didampingi Kasubag Humas AKP Zamroni menunjukkan barang bukti petasan hasil operasi di Desa Bungo, Kecamatan Wedung, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Kasus diamputasinya tangan kiri Suparman, 58, akibat terkena ledakan petasan langsung direspon Polres Demak. Petugas Polres Demak langsung melakukan operasi besar-besaran terhadap peredaran petasan yang ada di Desa Bungo, Kecamatan Wedung. Hasilnya, polisi menyita petasan jenis cabe rawit sebanyak 4 ribu biji, 8 karung selongsong yang berisi sekitar 16 ribu bahan petasan, obat mercon atau mesiu 1,5 kilogram, bahan obat sebanyak 2 karung, timbangan untuk penjualan, ember serta satu set alat pembuat petasan berupa palu, gunting, alat cetak sederhana dan kertas membuat mercon.

Petasan itu disita dari rumah Sugiyono dan Slamet Urip, warga Desa Bungo. Bahkan, rumah Sugiyono sebelumnya disegel oleh pemiliknya sendiri dengan harapan rumah tempat pembuatan petasan itu tidak dimasuki petugas kepolisian. Namun, dengan begitu, aparat merasa curiga dan langsung menyita petasan dari rumah tersebut.

Operasi khusus petasan ini dipimpin langsung Kabagops Kompol Rusdi Batubara, Kasatreskrim AKP Philips Samosir, dan Kasat Sabhara AKP Agus Subrojo. Untuk memburu petasan tersebut, dikerahkan 1 pleton pasukan pengendali massa (dalmas) .

Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo mengatakan, penyitaan barang bukti (BB) petasan tersebut merupakan upaya penindakan atau penegakan hukum. Karena itu, petasan yang telah disita menjadi BB untuk menindaklanjuti operasi tersebut. Sebab petasan dilarang dan sangat membahayakan bagi masyarakat. “Petasan seperti ini sudah menganggu ketertiban umum. Karena itu, kami tertibkan supaya ibadah puasa kaum muslimin di Demak ini aman dan kondusif tidak ada gangguan mercon,”katanya didampingi Kasubag Humas AKP Zamroni, kemarin.

Heru Sutopo menambahkan, untuk melakukan penegakan hokum terhadap pembuatan petasan itu, kepolisian melibatkan masyarakat setempat. Operasi petasan serupa akan dilakukan terus sehingga tercipta kondisi yang aman dan tenteram diwilayah Demak. Pihaknya menegaskan, tidak bakal diam dan terus menindak pelaku pembuat petasan di Demak, terutama saat Ramadan dan lebaran. Seperti diketahui, razia petasan terus dilakukan namun warga tetap nekat membuat dan menjual petasan saat bulan Ramadan seperti saat ini. “Kami akan terus melakukan penindakan di lapangan, ini demi kenyamanan dan keamanan bersama,” tambahnya. (hib)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -