Ditemukan, Kerupuk Berpewarna Tekstil

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PLEBURAN – Warga perlu mewaspadai makanan dengan warna mencolok. Pasalnya, sekarang ini marak beredar makanan yang memakai zat pewarna tekstil atau Rhodamin B. Salah satunya kerupuk yang ditemukan dijual pedagang di Jalan Pahlawan, Semarang, Selasa (23/6) kemarin. Kerupuk yang tak layak konsumsi tersebut ditemukan saat inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan petugas Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Semarang.

Sidak tersebut dilakukan sore hari dengan sasaran penjual makanan yang memanfaatkan momentum ngabuburit (menunggu waktu buka puasa, Red). Setidaknya, ada 15 sampel makanan yang diambil petugas untuk dites di laboratorium. Di antaranya, kolak, mi goreng, es sirup, bakso, dan kerupuk. Makanan tersebut dites langsung di lokasi, hingga diketahui apakah positif mengandung zat pewarna.

”Makanan yang mengandung pewarna Rhodamin B kalau dikonsumsi sangat membahayakan. Bisa merusak organ tubuh, seperti ginjal, liver, kanker termasuk kanker kulit,” ungkap Fungsional Layanan Informasi Konsumen Balai POM Semarang, Mahada, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa, (23/6).

Dikatakan, makanan yang kerap menggunakan zat pewarna, di antaranya mi basah, ikan asin, dan kerupuk. Makanan yang mengandung zat berbahaya tersebut juga ditemukan di luar Kota Semarang, seperti Jepara dan Demak.

”Beberapa waktu lalu saat sidak di daerah tersebut (Jepara dan Demak, Red) juga ditemukan. Kalau di Semarang sendiri, tadi (kemarin) penjualnya mengaku kerupuk tersebut didapat dari daerah Tuntang,” terangnya.

Penjual kerupuk, Bari, mengaku, tidak mengetahui kalau kerupuk yang dijualnya mengandung zat berbahaya. Ia memperoleh barang tersebut dari daerah Tuntang.

”Kalau biasanya saya beli kerupuk di daerah Mranggen. Tapi di sana habis. Lalu saya mendapat informasi, kalau di daerah Tuntang ada yang menjual,” katanya.

Kepala Balai POM Semarang, Prabowo, mengakui, sidak yang dilakukan kali ini menyusuri dua tempat, yakni Jalan Pahlawan dan kawasan Banyumanik. Namun demikian, sidak yang dilakukannya di Banyumanik tidak membuahkan hasil. Tak ditemukan makanan takjil berbahaya yang dijual pedagang.

”Kalau di Banyumanik sendiri tadi ada 31 item yang dites langsung oleh petugas kami. Hasilnya negatif semua,” jelasnya.
Pihaknya mengimbau kepada pedagang takjil untuk tidak menjual makanan yang mengandung zat berbahaya. Selain itu, masyarakat sebagai konsumen juga diharapakan mewaspadai terhadap makanan yang mencurigakan, termasuk yang terlihat berwarna.

”Harapan kami supaya pedagang dan masyarakat sama-sama aman. Mereka khususnya pedagang atau penjual akan kita beri pembinaan supaya tidak lagi menjual makanan yang membahayakan,” katanya. (mha/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -