Faktur Pajak Fiktif Meningkat

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengah I mencatat nilai faktur fiktif awal yang terdeteksi pada tahun 2010 – 2012 mencapai Rp 100 miliar. Jumlah tersebut meningkat pada tahun 2013 – 2014, hingga sebesar Rp 150,6 miliar lebih.

“Penyalahgunaan faktur pajak di wilayah Kanwil DJP Jawa Tengah I semakin meningkat dari tahun ke tahun,” keluh Kepala Kanwil DJP Jateng I, Dasto Ledyanto, kemarin (23/6).

Menghadapi peningkatan pelanggaran pajak tersebut, pihaknya membentuk Satgas Penanganan Faktur Pajak yang Tidak Berdasarkan Transaksi Sebenarnya (FP TBTS atau Faktur Fiktif). Proses klarifikasi dilaksanakan mulai tanggal 23 Juni 2015 hingga 10 Juli 2015 melalui pemanggilan WP Pengguna untuk menghadap Account Representative (AR) dan Penyidik PNS di Kanwil DJP Jawa Tengah I. “Tujuan dibentuknya Satgas FP TBTS adalah sebagai soft law enforcement dan upaya persuasif untuk memberikan kesempatan kepada WP Pengguna untuk melakukan pembetulan SPT Masa PPN dan melaksanakan kewajiban perpajakannya secara benar,” ujarnya.

Bila WP tidak bersedia melakukan pembetulan SPT Masa PPN, maka kasus WP akan ditingkatkan ke proses penyidikan yang diancam dengan pidana penjara maksimal 6 (enam) tahun dan denda maksimal 4 (empat) kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar.

DJP juga telah berupaya untuk mengantisipasi penyalahgunaan faktur fiktif melalui Pendaftaran Ulang Sertifikat Elektronik untuk penerbitan e-faktur. Saat ini ada satu kasus yang sedang diproses di Pengadilan Negeri Semarang, yaitu CV Putri Pertiwi Sejati dengan modus operandi menerbitkan FP TBTS yang melibatkan tersangka AA dan PTH alias H.

Selain itu, PPNS Kanwil DJP Jateng I sedang melakukan pemeriksaan bukti permulaan (lidik) terhadap 12 WP, dan jika dari 12 WP tersebut tidak bersedia untuk membetulkan Surat Pemberitahuan (SPT)-nya maka akan ditingkatkan ke penyidikan.

Untuk meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak, upaya penagihan juga terus ditingkatkan dengan gijzeling (paksa badan) yang akan segera dilakukan terhadap WP yang memiliki tunggakan pajak macet di wilayah Kanwil DJP Jateng I, dengan total piutang sebesar Rp 1,2 triliun lebih termasuk piutang macet Rp 803,2 miliar lebih yang terdiri dari 108.000 Ketetapan atas 42.000 Wajib Pajak, yang didominasi oleh WP Badan yang penanggung pajaknya orang-orang pribadi.

Seiring dengan telah dicanangkannya program Tahun Pembinaan Wajib Pajak 2015, seluruh penunggak pajak tersebut dihimbau agar segera membetulkan SPT-nya dan melunasi tunggakan pajaknya serta menunjukkan itikad baik dalam melaksanakan kepatuhan pajak. “Mereka akan diberikan fasilitas untuk memperoleh pengurangan sanksi administrasi berupa denda dan bunga atas keterlambatan pembayaran pajak tersebut,” tandasnya. (dna/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -