Jinakkan Laskar Bawor!

432
HARUS MENANG: Pemain PSIS kemarin berlatih malam hari sebelum menghadapi Persibas Banyumas di Stadion Satria Purwokerto, malam ini. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
HARUS MENANG: Pemain PSIS kemarin berlatih malam hari sebelum menghadapi Persibas Banyumas di Stadion Satria Purwokerto, malam ini. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Babak semifinal leg pertama Polda Jateng Cup 2015 nanti malam bakal digelar. Dalam laga penting ini, skuad PSIS bakal melakoni laga tandang versus Persibas Banyumas di Stadion Satria, Purwokerto. Raihan poin di laga leg pertama versus tim berjuluk Laskar Bawor itu menjadi cukup penting agar M. Yunus dkk tidak kesulitan ketika harus memastikan diri lolos ke partai puncak melalui laga leg kedua yang akan digelar di Stadion Jatidiri, 28 Juni mendatang.

”Minimal kami harus bisa meraih hasil imbang lawan Persibas di leg pertama, syukur-syukur bisa poin penuh agar kami tidak kesulitan untuk memastikan diri melaju ke final pada leg kedua di kandang mendatang,” kata penasihat tim PSIS, Wahyu ’Liluk’ Winarto kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Bukan hal yang mustahil memang jika M. Yunus dkk bertolak ke Purwokerto dengan rasa percaya diri tinggi bisa mencuri poin atas tim besutan Putut Wijanarko tersebut. Apalagi saat ini PSIS masih memegang rekor belum terkalahkan sepanjang turun di Polda Jateng Cup 2015.

Dari tiga laga tandang yang dilakoni PSIS pada babak penyisihan grup lalu, tim besutan M. Dofir itu belum pernah sekalipun tumbang. PSIS berhasil menang 2-0 di kandang PSIR, kemudian menahan imbang 1-1 Persijap dan Persis di kandang mereka.

Selain itu, PSIS juga memiliki rekor manis ketika berlaga di Stadion Satria Purwokerto. Terakhir, M. Yunus dkk mampu membuat malu Laskar Bawor di depan publik mereka sendiri dengan kemenangan 2-0 di laga uji coba.

”Tapi anak-anak tidak boleh terlena. Karena ini babak semifinal, semua tim termasuk Persibas pastinya akan memiliki motivasi yang berlipat. Karena itu, kami juga harus tetap fight di Banyumas besok (hari ini, Red),” sambung Liluk.

Dari sisi teknis, starting eleven tim Mahesa Jenar malam ini dipastikan akan mengalami perubahan menyusul absennya kapten Fauzan Fajri dan gelandang Vidi Hasiholan akibat hukuman akumulasi kartu.

Pengganti Fauzan, dari latihan kemarin, coach Dofir tampak menyiapkan beberapa pemain muda, seperti M. Tegar Pribadi dan Ahmad Agung di pos center bek untuk mendampingi M. Arifin yang belum tergantikan. Mereka mengikuti latihan yang sengaja digelar malam hari selepas salat Tarawih untuk menyesuaikan diri. Sebab, laga semifinal akan digelar malam hari.

”Di center bek kami sebenarnya juga punya Anhar Latif, namun yang bersangkutan juga harus absen, karena harus menjalani ujian kuliah. Ya, terpaksa kami menyiapkan untuk menarik Ahmad Agung dari gelandang ke center bek. Selain itu ada juga Tegar yang siap turun menggantikan peran Fauzan,” kata Dofir.

Sedangkan di sektor tengah, absennya Vidi tidak terlalu membuat pelatih asal Jawa Timur tersebut khawatir. Di pos gelandang, PSIS masih memiliki sederet nama seperti Edyanto, Eli Nasoka, Dani Rharjanto maupun Yogi Ardianto untuk mengganti peran Vidi.

Lebih lanjut Dofir mengatakan, selain mengalami perubahan komposisi, pihaknya juga akan sedikit melakukan pergeseran formasi pemain dari pakem semula menggunakan 4-2-3-1, berubah menjadi 4-1-4-1.

”Sebenarnya tidak terlalu beda jauh, hanya di formasi baru peran gelandang bertahan sedikit berbeda, terutama untuk memberi cover keempat pemain belakang kami,” beber pelatih yang pernah berkostum PSIS ini. (bas/aro/ce1)