Tiga Perampok Mobil Boks Di ringkus

341
GADUNGAN: Anggota Direskrimum Polda Jateng membekuk tiga pelaku yang menyamar sebagai Polisi untuk merampok mobil boks di beberapa daerah lintas Provinsi. (ADITYO DWI/Jawa Pos Radar Semarang)
GADUNGAN: Anggota Direskrimum Polda Jateng membekuk tiga pelaku yang menyamar sebagai Polisi untuk merampok mobil boks di beberapa daerah lintas Provinsi. (ADITYO DWI/Jawa Pos Radar Semarang)

MUGASSARI — Polda Jateng berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan di Jalan Raya Soekarno-Hatta, tepatnya di depan gudang Aqua Ds Gondang, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal.

Ketiga pelaku pencurian tersebut bernama Kukuh Wicaksono, 41, warga dusun Cilogo, RT 25 RW 08, Ciptamarga, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, Jawa Baerat. Suharja, 41, warga Kampung Suket Duwur RT 4 RW 10 Desa Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat dan Tawad Suhardi, 44, warga Jalan Rorotan III RT 11 RW 10 Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing Kota Jakarta Utara.

Dirreskrimmum Kombes Pol Gagas Nugraha mengatakan, modus operandi pelaku adalah dua orang berpura-pura menjadi anggota polisi dengan memakai baju lengkap. Kemudian mereka mencari sasaran truk dan menghentikan laju mobil yang dikemudikan oleh Ahmad Muntohar yang mengangkut barang milik Alfamart. ”Karena pelaku memakai pakaian dinas sehingga sopir merasa yang menghentikan petugas maka berhentilah mobil tersebut,” katanya.

Setelah berhenti kemudian sopir disekap oleh pelaku dengan cara mata dan mulut ditutup menggunakan lakban. Tangan diikat menggunakan lakban dan posisi di belakang punggung dan dibuang di pinggir jalan. ”Kemudian pelaku mengambil uang tunai yang ada di brankas yang melekat di boks mobil tersebut,” akunya.

Dari tangan pelaku, katanya, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil truk boks Mitsubishi Colt Diesel center warna kuning dengan nopol H-1401-RY serta uang tunai sebesar Rp 1,4 juta rupiah serta beberapa kunci gembok dan lakban yang digunakan oleh tersangka untuk melakban korban. ”Beberapa barang bukti tersebut berhasil diamankan oleh petugas sehingga bisa dijadikan sebagai barang bukti di pengadilan,” akunya.

Selain itu barang bukti lainnya berupa baju seragam polisi bergambar Tri Brata beserta rompi, dan satu unit mobil Avanza warna Silver dengan nopol B-1345-TKT. ”Pelaku juga melakukan tindak pidana serupa seperti di Cirebon, diwilayah Polda DIJ dan daerah Cilacap,” akunya.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Alloysius Liliek Darmanto mengatakan, tersangka telah melanggar pasal 365 KUHP dan dikenakan kurungan 9 tahun penjara. ”Selain itu tersangka bisa dikenakan hukuman penjara selama 12 tahun penjara jika perbuatan itu dilakukan oleh dua orang bersama-sama atau lebih,” katanya. (hid/zal/ce1)