Berbuka Puasa Ala Masjid Nabawi

458
TAKJIL NABAWI : Ratusan warga, berbuka bersama dengan takjil ala Nabawi, di Masjid Al Fairus, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAKJIL NABAWI : Ratusan warga, berbuka bersama dengan takjil ala Nabawi, di Masjid Al Fairus, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN-Masjid Al Fairus di Jalan dr Sutomo, Kelurahan Baros, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan selalu menyajikan menu buka puasa yang khas tiap Ramadan tiba. Yakni, hidangan berupa air zam-zam dan kurma untuk ratusan orang pengunjung yang datang.

H Badawi, 45, warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan mengaku sengaja berbuka di Masjid Al-Fairus hanya untuk mengingatkan dirinya ketika berhaji di Makah tahun 2009 lalu.

“Berbuka di masjid Al-Fairus, benar-benar seperti berbuka di Masjid Nabawi. Air zam-zam dan kurmanya tidak beda rasanya, persis seperti di Masjid Nabawi tempatnya,” ujar H Badawi.

Sementara itu, Pegurus Masjid Al Fairus, Muh Amin, Kamis (25/6) kemarin, mengungkapkan setiap hari pihak masjid menyediakan kurma dan air zam-zam, untuk 300-an orang yang akan berbuka.

Menurutnya setiap hari menyediakan 1000 liter lebih air zam-zam asli dari Makah. Dan kurma sebanyak 400 kg atau 4 kuintal yang didatangkan dari Madinah. “Tak hanya air zam-zam dan kurma, kami juga menyediakan 300 bungkus nasi dan lauk setiap hari selama sebulan penuh,” ungkap Muh Amin.

Menurutnya kegiatan berbuka dengan takjil ala Nabawi itu, sudah menjadi tradisi selama 7 tahun lebih. Sehingga banyak jamaah dari luar Pekalongan yang sengaja menyempatkan diri merasakan hidangan berbuka puasa ala Timur Tengah di Al Fairus. “Kami akan mempertanahkan tradisi ini, ” tandas Amin. (thd/ida)