Dewan Akui Ada Titipan, Disdikpora Membantah

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SALATIGA–Polemik mengenai siswa titipan di sekolah negeri semakin memanas. Kalangan DPRD Kota Salatiga mengakui jika memang ada siswa titipan di Salatiga. Sedangkan pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), bersikukuh membantah adanya siswa titipan dalam Penerimaan Pesert Didik Baru (PPDB) tahun ini.

“Memang benar ada siswa titipan dan dalam temuan kami. Beberapa siswa tersebut diakomodasi,” kata Ketua Komisi A DPRD Salatiga, Dance Palit saat dikonfirmasi melalui telepon pribadinya, kemarin siang.

Namun, Dance menyatakan jika pihaknya hanya mempermasalahkan adanya siswa titipan yang diperjualbelikan.
Pengakuan Dance itu mendukung pernyataan sebuah sumber yang menyebutkan jika titipan yang bisa masuk dan terdaftar adalah yang mendapatkan rekomendasi dari Disdikpora. Sumber yang juga panitia PPDB tersebut menambahkan jika di Salatiga hanya ada dua SMA yang mendapatkan rekomendasi. Jumlah siswanya masing–masing sekolah sekitar 35-an dan 50-an.

“Kami yang menjadi panitia ini kebingungan harus bagaimana. Apalagi sekarang ada yang sama–sama membawa rekomendasi, tetapi ditolak Disdikpora. Kami hanya menjalankan perintah, namun sekarang kami diperiksa Inspektorat,” terang sumber tadi saat bertemu wartawan, kemarin pagi.

Terpisah, Kepala Disdikpora, Gati Setiti membantah adanya siswa titipan. Menurutnya, siswa titipan yang ada rekomendasinya hanya altlet olahraga. “Tidak ada siswa titipan. Rekomendasi yang ada adalah rekomendasi dari KONI dengan mengetahui kepala Disdikpora. Rekomendasi itu diberikan kepada atlet Salatiga yang akan mendaftar di kelas atlet yang ada di SMP 3 dan SMA 3,” bantah Gati Setiti. Rekomendasi ini, lanjut dia, diatur dengan payung hukum keputusan wali kota tentang Pedoman PPDB tahun anggaran 2015/2016.

Wali Kota Yuliyanto saat ditemui mengaku prihatin dengan polemik PPDB tahun ini. Ia mengharapkan polemik ini tidak terjadi lagi tahun depan. “Kami akan membahas permasalahan ini dengan pihak terkait,” jelas wali kota didampingi Kabag Humas Pemkot Salatiga, Adi Setyarso.
Sementara itu, saat wartawan memantau ke SMA 3 siang kemarin, para wali murid yang diterima tengah mengambil kain seragam. Sementara itu, orang tua siswa titipan yang ditolak mengambil berkas. “Saya ada rekomendasi dari pejabat. Namun bagaimana lagi, ternyata dinasnya menolak dan hanya menerima yang titipan awal,” keluh salah satu wali murid yang berbincang dengan wartawan.

Diberitakan sebelumnya, penasehat komite SMA 3, Prof Haryoko mengaku prihatin dengan kisruhnya PPDB di SMA 3. Haryoko menuturkan jika Disdikpora seharusnya bisa membantu memberikan solusi bukan malah mengancam ada yang mau mengundurkan diri. Disebutkan dia, sepanjang tidak diperjualbelikan, jika memang mau menolong siswa harus total, tidak hanya sebagian yang dibantu.

Ia juga meminta Wali Kota Yuliyanto bisa turun tangan dan memberikan penyelesaian terbaik untuk kepentingan anak–anak di Salatiga. “Apa tidak malu, penerimaan siswa sampai kisruh seperti ini. SMA berada di tengah permukiman dan harusnya bisa berbuat bagi lingkungan. Dinas harus bisa bijak dan bisa membina serta memberikan solusi di tiap sekolah supaya tetap kondusif,” jelas Prof Haryoko saat ditemui di rumahnya, kemarin siang. (sas/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -