Diduga Tak Berizin, Galian C Dikeluhkan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DIDUGA ILEGAL : Aktivitas penambangan Galian C di Desa Pagergunung, Kecamatan Pageruyung yang diduga tak memiliki izin usaha. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIDUGA ILEGAL : Aktivitas penambangan Galian C di Desa Pagergunung, Kecamatan Pageruyung yang diduga tak memiliki izin usaha. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Lantaran tanahnya digunakan untuk usaha pertambangan galian C, Goenawan Rahardjo warga Srondol Kulon, Banyumanik, Kota Semarang mengirimkan surat kepada Bupati Kendal. Ia meminta agar Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti menutup galian C yang berlokasi Pagergunung, Pageruyung, Kendal.

Goenawan mengatakan jika dirinya memiliki dua bidang tanah di Desa Pagergunung. Masing-masing seluas 48.500 meter persegi dan 78.100 meter persegi. Hal itu ia buktikan dengan surat kepemilikan tanah berupa sertifikat hak milik (SHM) nomor 6 Desa Pagergunung dan SHM nomor 10 Desa Pagergunung.

Kedua bidang tanah tersebut kini tanpa hak dikuasai dan dipergunakan untuk usaha galian C oleh AR, warga Kulonprogo. “Padahal dia (AR, Red) tidak memiliki bidang tanah ataupun memiliki izin dari pemerintah setempat untuk melakukan usaha penambangan galian C,” ujarnya, Kamis (25/6).

Dia mengaku jika dirinya sudah melaporkannya kepada Polres Kendal karena melakukan penambangan tanpa izin. “Kami juga telah melayangkan surat kepada Dinas ESDM Provinsi Jateng dan Kepala Bidang ESDM Kabupaten Kendal. Tapi sampai sekarang masih ada aktivitas penambangan di lokasi,” katanya.

Berdasarkan pantuan Jawa Pos Radar Semarang, di lokasi memang masih ada aktifitas penambangan galian C. Yakni terdapat dua alat berat berupa backhoe dan belasan dump truck pengangkut hasil tambang berupa, batu, pasir dan tanah. “Saya selaku pemilik tanah merasa dirugikan atas penambangan tersebut,” keluhnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Penegakan Perda Satpol PP Kendal, Agus Prakoso mengatakan jika Satpol PP Kendal tidak memiliki kewenangan untuk menindak usaha Galian C ilegal. Sebab kewenangan penindakan galian C diserahkan sepenuhnya Satpol PP Pemprov Jateng.
“Tapi kami hanya bisa melakukan pembinaan saja. Untuk penutupan, penyegelan dan terhadap perda hal itu menjadi kewenangan Dinas PSDA Provinsi, baru kemudian dilimpahkan kepada Satpol PP Provinsi. Nah, kami Satpol PP Kendal menerima permintaan tugas dari Satpol PP Provinsi,” jelasnya. (bud/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -