Rambu Lalulintas Ditambah

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PERIKSA RAMBU ; Petugas Dishubkominfo Kabupaten Batang sedang membersihkan dan menambah rambu baru di Jalan Raya Tulis, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERIKSA RAMBU ; Petugas Dishubkominfo Kabupaten Batang sedang membersihkan dan menambah rambu baru di Jalan Raya Tulis, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG-Demi kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2015, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Batang, Kamis (25/7) kemarin, membersihkan dan menambah rambu-rambu penunjuk jalan. Baik pada jalur umum dan jalur alternatif bagi pemudik.
“Selain itu, Dishubkominfo akan membuka Posko Pemudik di halaman kantor. Dengan menyediakan beberapa tenaga pijat tradisonal secara gratis bagi para pemudik yang melintas di jalur pantura Batang,” kata Kepala Dishubkominfo Kabupaten Batang, Suharyanto.

Menurutnya, jalur pantura di Kabupaten Batang adalah jalur terpanjang 59 kilometer bagi pemudik. Makanya, perlu ada posko arus mudik yang di lengkapi rest area atau tempat istirahat dan fasilitasi pijat gratis, minum gratis, tempat ibadah, serta toilet gratis.
“Pantura Batang menjadi jalur titik lelah bagi pemudik dari Jakarta. Tidak heran jika angka kecelakaan terbanyak di Batang,” imbuhnya.
Menurutnya, apabila terjadi penumpukan kendaraan, maka pemudik harus melalui jalur alternatif, yaitu dari Pekalongan menuju ke Jalan Seruni, Jalan Mayjend Sutoyo, Jalan Yossudarso menuju ke Seturi, Sigandu dan Jalan Sultan Agung.

“Apabila ada kemacetan di Subah, pemudik bisa ke Desa Kemiri, Kedawung, Ketaggang dan Desa Plelen. Sedangkan untuk arus balik, bila terjadi kemacetan akan diarahkan ke jalur alternatif Desa Timbang, Bulu, Limpung, Pecalungan, Blado, Bandar, Wonotunggal, Warungasem dan menuju Pekalongan,” Kata Suharyanto.

Sementara itu, Pengurus Paguyuban Pijat Tradisional, Kecamatan Batang, Walupi, menyambut baik rencana Dishubkominfo Kabupaten Batang. Pihaknya akan berkoordinasi dengan semua anggotanya, untuk membuat jadwal di posko tersebut.

”Selama ini, kami biasanya dipanggil oleh para sopir. Namun dengan adanya pelayanan pijat di posko, sangat membantu kami asal dari Dishubkominfo membayar kami dengan wajar bukan gratis,” kata Walupi. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -