Kampus III IAIN Salatiga Telan Rp 900 M

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PELETAKAN BATU : Sekretaris Dirjen Pendidikan Islam, Kemenag Prof Muh Ishom Yusqi dan Rektor IAIN Salatiga, Dr Rahmat Hariyadi dalam acara peletakan batu pertama di lahan yang akan dibangun kampus III di Kelurahan Pulutan, kemarin (26/6). (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PELETAKAN BATU : Sekretaris Dirjen Pendidikan Islam, Kemenag Prof Muh Ishom Yusqi dan Rektor IAIN Salatiga, Dr Rahmat Hariyadi dalam acara peletakan batu pertama di lahan yang akan dibangun kampus III di Kelurahan Pulutan, kemarin (26/6). (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SALATIGA–Pembangunan kampus III Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga di atas lahan seluas 45 hektare, akan menelan biaya hingga Rp 900 miliar. Lama pembangunannya hingga 10 tahun pada 2025.

“Sumber dana utama pembangunan dari pemerintah melalui Kementrian Agama,” jelas Rektor IAIN Salatiga, Dr Rahmat Hariyadi dalam acara peletakan batu pertama di lahan yang akan dibangun di Kelurahan Pulutan.

Menurutnya, pembangunan tahap awal akan dibangun gedung perkuliahan di atas lahan seluas 2400 meter persegi dan luas bangunan 7200 meter persegi yang menampung 2400 mahasiswa. “Rencananya dialokasikan dengan anggaran sebesar Rp 40,9 miliar,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Dirjen Pendidikan Islam, Kemenag Prof Muh Ishom Yusqi mengharapkan IAIN tidak hanya mengharapkan sumber dana dari pemerintah. “Dengan Kota Salatiga yang merupakan kota pendidikan, kemungkinan banyak masyarakat yang akan membantu dan bergotong royong membangun IAIN,” terang Ishom dalam pidatonya.

Wakil Wali Kota salatiga, Muh Haris mengapresiasi pembangunan kampus IAIN. “Perencanaan pembangunan sudah komprehensif dan harus direalisasikan. Terlebih Salatiga merupakan kota pendidikan dan menuju smart city,” tuturnya.

Sementara itu, peletakan batu pertama ditandai dengan membawa batu ke atas kain, kemudian ditanam di tempat yang disediakan. Penanaman diawali oleh Prof Ishom Yusqi dan diiringi doa dari para tokoh agama yang hadir. (sas/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -