Pensiunan Polisi, Jadi Pengedar Sabu

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TES URINE: Petugas BNNP Jateng saat razia narkoba  di sejumlah tempat hiburan di Kota Semarang, Kamis (26/6)  malam. (NUR CHAMIM/JAWA POS/RADAR SEMARANG)
TES URINE: Petugas BNNP Jateng saat razia narkoba di sejumlah tempat hiburan di Kota Semarang, Kamis (26/6) malam. (NUR CHAMIM/JAWA POS/RADAR SEMARANG)

DITANGKAP: Tersangka Ipda ST dan ES yang diamankan BNNP Jateng sebagai pengedar sabu-sabu. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DITANGKAP: Tersangka Ipda ST dan ES yang diamankan BNNP Jateng sebagai pengedar sabu-sabu. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Baru saja purnatugas sebagai anggota polisi, pria berpangkat terakhir Ipda ST, 56, warga Jalan Erowati, Semarang Barat, justru nekat menjadi pengedar narkoba jenis sabu-sabu. Apesnya, aksi konyol yang dilakukan di usia senja itu terendus oleh tim intelijen Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah. Sang Ipda yang terakhir bertugas di Polsek Ngaliyan itu pun langsung diringkus oleh aparat saat transaksi sabu-sabu di Jalan Indraprasta, Semarang. Selain Ipda ST, tim BNNP juga meringkus seorang pengedar, ES alias J, 45, warga Tanah Mas, Semarang Utara. Diduga, keduanya adalah jaringan peredaran narkotika di Jateng.

”Kali pertama, pada Rabu 24 Juni 2015 lalu, kami mencurigai gerak-gerik ES yang mondar-mandir di depan Laboratoriom Cito Jalan Indraprasta Semarang. Tak lama kemudian, datanglah ST yang hendak mengambil sebuah paket bungkusan amplop putih,” ungkap Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Brigjen Amrin Remico kepada Jawa Pos Radar Semarang di kantornya Jalan Madukoro, Semarang, Jumat (26/6).

Dijelaskan Amrin, pihaknya langsung melakukan penggeledahan terhadap dua tersangka. Tenyata benar, barang yang diambil oleh tersangka adalah narkoba jenis sabu. ”Dua orang tersebut posisinya berada di lokasi parkiran. Setelah kami geledah, benar, kami temukan sabu,” katanya.

Kepala Bidang Pemberantasan Badan Nasional Narkotika Nasional (BNNP) Provinsi Jateng, AKBP Suprinarto, mengaku masih melakukan pendalaman terkait keterlibatan seorang pensiunan polisi tersebut. ”Tercatat pensiun sejak April 2015. Terkait perannya seperti apa masih kami dalami,” ujarnya.

Dijelaskan Suprinarto, diduga peredaran narkoba kali ini merupakan jaringan antarlapas. Namun demikian, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. ”Tersangka ES baru saja keluar dari LP Batu Nusakambangan,” katanya.

Tersangka ES mengaku, barang haram tersebut diperoleh dari seseorang yang berada di dalam Lapas Grasia Jogjakarta. ”Mau diedarkan di Semarang,” akunya.

Razia Narkoba
Sementara itu, aparat BNNP Jateng semakin gencar melakukan razia narkoba di tempat hiburan dan rumah kos. Razia rutin yang dilakukan sejak Maret 2015 lalu berhasil menjaring 31 orang yang positif mengonsumsi narkoba.

Kamis (25/6) malam, razia narkoba dilakukan petugas gabungan di tempat hiburan malam di Jalan Rinjani, D-Best Karaoke, KTV Karoke, dan RnB Karaoke. Satu per satu pengunjung, pemandu lagu dan pekerja tempat hiburan diperiksa urinenya. Sedikitnya 60 orang dilakukan tes urine, dan 7 di antaranya positif memakai narkoba yang mengandung amfetamin dan metamin atau jenis sabu. Tujuh orang, dua di antaranya perempuan tersebut langsung diamankan untuk pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut. (amu/mha/aro/ce1)

Berita sebelumyaPengalaman Jadi Model
Berita berikutnya1.564 Peserta PPD SMP Mundur
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -