Wali Kota Pastikan Pelayanan Puskesmas

373
CEK KONDISI: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat mengecek salah satu pasien yang dirawat di Puskesmas Mijen, Jumat (26/6). (Humas for Jawa Pos Radar Semarang)
CEK KONDISI: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat mengecek salah satu pasien yang dirawat di Puskesmas Mijen, Jumat (26/6). (Humas for Jawa Pos Radar Semarang)

MIJEN – Guna memastikan pelayanan bagi warga Kota Semarang selama bulan Ramadan, Jumat (26/6) Wali Kota Hendrar Prihadi melakukan tinjauan di Puskesmas Mijen. Dalam kesempatan tersebut, wali kota didampingi Kepala Dinkes Kota Semarang, Widoyono.

Wali kota mengecek secara langsung kondisi ruang pelayanan, laboratorium, infrastruktur dan peralatan yang mendukung pelayanan kesehatan di Puskesmas Mijen. Wali kota juga meninjau rehabilitasi gedung baru yang nantinya akan digunakan untuk ruang pertemuan dan administrasi di Puskesmas Mijen.

Tak hanya itu, Hendi, sapaan akrab wali kota, juga menyempatkan diri berkomunikasi langsung dengan para pasien di ruang rawat inap yang berisi pasien, di antaranya penyakit tifus dan tenaga medis yang ada. Wali kota menyemangati dan memotivasi para tenaga medis untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi warga masyarakat. ”Kami punya keinginan agar puskesmas-puskesmas yang ada di Kota Semarang bisa memberikan pelayanan memuaskan kepada masyarakat tanpa terkecuali, semua mendapatkan pelayanan yang sama,” harap wali kota.

Wali kota berharap agar pelayanan kesehatan yang ada di Kota Semarang, termasuk salah satunya di Puskesmas Mijen ini dapat memberikan pelayanan yang baik dengan didukung kondisi lingkungan yang bersih, rapi dan nyaman bagi pasien.

Tinjauan yang dilakukan bersamaan dengan bulan Ramadan ini, sekaligus juga untuk mengecek kesiapan pelayanan dalam menerima pasien dan tamu pemudik yang akan melewati Kota Semarang. Hal ini mengingat Puskesmas Mijen terletak pada jalur alternatif menuju wilayah selatan.
Puskesmas ini menurut Kepala Puskesmas Mijen, Yetti Nastiti, memiliki sejumlah pelayanan kesehatan yang cukup komplit meliputi poli umum, poli gigi, layanan gizi, santun lansia, Managemen Terpadu Balita Sehat (MTBS), imunisasi, laboratorium, KIA & KB, rawat inap, dan layanan promosi kesehatan.

Yeti juga menyampaikan jumlah tenaga modis yang terdiri atas 3 dokter umum, 1 dokter gigi, 9 bidan, 9 perawat, 1 tenaga epidemiologi, 2 analis, 1 apoteker dan 1 asisten apoteker. Selain itu, terdapat pula 9 tenaga nonmedis yang membantu pengadministrasian dan operasional 2 mobil puskesmas keliling yang ada.

Dengan sarana prasarana lengkap serta tenaga medis yang mumpuni, Puskesmas Mijen ini rata-rata per hari memberikan pelayanan kepada 125-150 pasien di Kota Semarang. ”Mereka di antaranya mengidap penyakit seperti ISPA, hipertensi, diabetes mellitus, dan penyakit kulit,” katanya. (zal/ce1)